

inNalar.com – PLN berkomitmen penuh dalam pembangunan sistem kelistrikan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) alias ramah lingkungan.
Konsep pembangunan sistem kelistrikan di IKN Kalimantan Timur disebut pihak PLN bakal didukung teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) paling mutakhir dan canggih.
Bahkan, kecanggihan sistem kelistrikan IKN di Kalimantan Timur ini nantinya bakal disulap PLN jadi yang paling canggih se-Asia Tenggara.
Baca Juga: Boikot Produk Israel Menggema, Berikut Daftar Make-up dan Skincare Lokal yang Dukung Palestina
Lalu, bagaimana wujud proyek pembangunan yang disebut bakal mengusung konsep State of the Art of Technology ini?
Melansir dari Instagram resmi PLN, diterangkan bahwa konsep pembangunan infrastruktur penunjang listrik IKN bakal gunakan teknologi berbasis AI yang membuat sistem kelistrikan berjalan serba otomatis.
Konsep ini tetap memegang teguh prinsip green, beautiful, dan smart sehingga Ibu Kota Nusantara ini bakal memiliki pasokan listrik ramah lingkungan yang tetap membuatnya menjadi Kota Hijau, futuristik, dan berkelanjutan.
PLN disebut bakal membangun jaringan kabelnya di bawah tanah sehingga indahnya perkotaan hijau tidak akan terganggu oleh pemandangan semrawut kabel yang berada di atas tanah.
Melansir dari situs Perusahaan Listrik Negara, sistem kelistrikan di Istana Kepresidenan di Ibu Kota Nusantara ini bakal menjadi prototipe bagi jaringan sistem kelistrikan di seluruh kawasan ibu kota baru di Kalimantan Timur ini.
Diketahui pasokan listrik istana kepresidenan yang baru di IKN Kalimantan Timur ini dipasok dari empat gardu induk yang dibackup oleh genset berkapasitas andal dan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang disebut dapat beroperasi secara terus-menerus.
Selain itu, pembangunan berbasis kelistrikan ramah lingkungan ini juga bakal terwujud dalam infrastruktur penunjang kendaraan listrik.
Kawasan infrastruktur pendukung kelangsungan pendidikan di IKN Kalimantan Timur juga bakal menjadi perhatian PLN dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang canggih dan ramah lingkungan.
Adapun pada tahap terkini, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bakal jadi proyek pionir pengembangan listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).
Sebagaimana ground breaking pembangunan PLTS di IKN Kalimantan Timur ini dilangsungkan pada Kamis, 2 November 2023.
Presiden Joko Widodo diketahui telah meletakkan batu pertama sebagai simbolis pembangunan sistem kelistrikan berbasis green city ini yang diproyeksikan bakal berkapasitas 50 Megawatt.
Proyek PLTS sebagai tahap awal pembangunan sistem kelistrikan di IKN diharapkan mampu memasok kebutuhan listrik pada Agustus 2024 yang dibutuhkan sekitar 34 Megawatt.
Hal ini sejalan dengan ambisi Presiden Joko Widodo yang diungkap oleh Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN, yakni pengadaan upacara Hari Kemerdekaan di tahun 2024 diharapkan digelar di IKN Kalimantan Timur.***