Serap Anggaran Rp1 Miliar, Lahan Eks Bandara Seluas 13 Ha di Samarinda Ini Bakal Disulap Pemprov Kalimantan Timur Jadi…

inNalar.com – Seakan tidak ingin mematikan kenangan yang tertinggal di salah satu sudut Kota Samarinda ini.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akhirnya berencana alih fungsikan lahan bekas bandara bersejarah ini.

Lahan bersejarah yang dimaksudkan adalah tanah eks Bandara Temindung yang telah ditutup secara resmi pada 24 Mei 2018 silam.

Baca Juga: Inter Milan Berjuang Mati-matian Amankan Jasa Mehdi Taremi dari Tangan AC Milan di Bursa Transfer Musim Dingin Ini

Sebelum warga Samarinda mengenal kegagahan Bandar Udara APT Pranoto, Bandar Udara Temindung inilah yang memainkan peran strategisnya selama 44 tahun.

Tepatnya sejak tahun 1974, markas udara seluas 13 hektare ini sempat beraktivitas dan telah dikunjungi oleh sejumlah tokoh penting dari kalangan pejabat tinggi negara.

Pengalihan aktivitas ke Bandara APT Pranoto ini pada hakikatnya karena pertimbangan terlalu dekatnya bandara ini dengan wilayah pemukiman masyarakat.

Baca Juga: Barcelona Ketar-ketir Usai Bayern Munchen Siapkan ‘Sesajen’ dengan Nilai Fantastis Demi Bajak Pedri di Bursa Transfer Januari 2024

Sehingga setelah adanya pemindahan akses gerbang laut ini, lahan bekas Bandar Udara Temindung ini akhirnya sempat terbengkalai.

Meski begitu, aktivitas di atas lahan tersebut tidak pernah sepi sebab masyarakat sekitar memanfaatkan lahan itu sebagai arena berolahraga atau sekadar berlibur di akhir pekan.

Akhirnya alihfungsi lahan secara resmi dikuatkan komitmennya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu, 27 September 2023.

Baca Juga: Target Primadonakan Lahan Rp200 M, Proyek Kawasan Industri Batang Garapan Intiland (DILD) Auto Pikat Nestle Jadi Investor Perdana Berkat…

Prosesi aktivasi lahan tersebut langsung disimboliskan secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi.

Rencananya lahan bekas Bandara Temindung ini akan disulap menjadi ‘Temindung Creative Hub Kaltim’.

Alasan terpilihnya lahan eks lapangan udara bersejarah ini karena lokasinya yang cukup strategis untuk dijangkau masyarakat sekitar.

Baca Juga: Beban Biaya Sektor KI Gemuk Rp42,99 M, PT Intiland Development (DILD) Gempurkan Eksekusi Proyek Kawasan Industri Batang di Jawa Tengah

Jadi rencananya Pemerintah Provinsi Kaltim akan membangun gedung yang difungsikan sebagai sentra kegiatan termasuk bagi para mitra pelaku UMKM mengembangkan bisnisnya.

Wakil Gubernur Hadi pun mengungkap bahwa gedung yang akan dibangun akan berdiri megah 5 lantai.

“Kita dukung segera pembangunan kantor lima lantai yang dimaksud untuk tempat mereka berkarya,” ungkap Wagub Hadi saat menjelaskan, sebagaimana dikutip dari Diskominfo Kaltim.

Baca Juga: Mekarkan Aset Rp14 T, PT Intiland Development (DILD) Gaet Emiten Korea Selatan Buat Sulap Aset Nganggur Jadi Lahan Pertanian Berbasis Teknologi AI

Anggaran yang telah disiapkan untuk pembangunan gedung sentra ekonomi kreatif Samarinda ini sebesar Rp1 miliar.

Tentunya akan ada kebutuhan lanjutan untuk biaya pembangunannya, adapun anggaran tersebut diketahui telah direalisasikan menjadi fasilitas teater di kawasan creative hub masa depan itu.

Pada kawasan tersebut juga akan dibangun kantor baru yang rencananya bakal dibangun pada 2024 dan target selesai sepenuhnya dua tahun selanjutnya.

Baca Juga: Ditendang dari PSN, Proyek Brilian Kanal Logistik Cikarang Bekasi Laut di Jawa Barat Senilai Rp3,41 Triliun Ini Dinilai Tak Menarik Lagi, Mengapa?

Sebagai informasi, rencana alihfungsi eks Bandara Temindung ini telah dilakukan sejak sebelum pandemi COVID-19 melanda.

Realisasinya sempat terhambat dikarenakan pendanaan yang menjadi penyebab mandeknya langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. ***

 

Rekomendasi