Serangan Palestina Lumpuhkan Banyak Tentara Zionis, Menteri Pertahanan Israel Tutup Akses ke Jalur Gaza

inNalar.com – Selama 3 hari terjadi perang antara Palestina dan Israel, keadaan di antara kedua negara itu kini kian memanas.

Penyerangan Hamas dan rakyat Palestina, makin membuat Zionis Israel berperilaku agresif. Pasalnya, kekejaman zionis Israel mulai terlihat dimana- mana. 

Briged Izzudin Al Qassam terhitung sudah melancarkan sekitar 4.400 roket ke Israel per 3 hari ini.

Baca Juga: Tiang Pancang Rp74 Miliar untuk Pembangunan Jembatan di Seram Maluku Tak Selesai Digarap, Begini Masalahnya

Melansir dari Twitter (x) Quds network, pesawat- pesawat tempur Israel menyerang tak hanya pemukiman di Gaza.

Israel juga melakukan penyerangan terhadap ambulans Gaza yang mengangkut korban dengan rudal, di jalur Gaza Utara.

Tak hanya itu, pesawat tempur dan penduduk Israel juga melakukan pembantaian keji di pengungsian Jabalia di Jalur Gaza Utara. Merenggut nyawa lebih dari 50 warga sipil Palestina dengan darah dingin.

Baca Juga: Dikelilingi 2.898 Arca, Makam Bos Rokok Seluas 3 Hektar di Tulungagung Jawa Timur Ini Libatkan Paranormal?

Adapun hingga saat ini, jumlah tentara dan pemukiman Israel yang dinetralisir oleh pejuang Palestina telah meningkat menjadi 800 menurut sumber.

Zionis Israel juga melakukan serangan balik terhadap pemukiman warga Palestina di Ainabus, Selatan daerah Nablus.

Kehancuran besar yang ditinggalkan, juga dapat ditemukan di Masjid Ahmad Yassin, terletak di kampung pengungsi Shati’ Kota Gaza, kini rata dengan tanah.

Baca Juga: Letaknya di Ketinggian 1200 Mdpl, Kampung Kecil di NTT Bak Negeri Dongeng di Kelilingi Awan

Saat ini, jumlah warga sipil Palestina yang mengungsi telah meningkat menjadi 123.000 orang, akibat perilaku agresif Israel di jalur Gaza.

Dimana serangan Israel, telah menghancurkan 159 unit rumah di seluruh Gaza dan merusak parah 1.210 lainnya, menurut OHCA.

Tak berhenti sampai disitu, Menteri Pertahanan Israel juga telah melakukan pengepungan total di jalur Gaza.

Menteri Pertahanan ini, memastikan tidak akan ada aliran listrik, makanan, minuman, hingga bahan bakar yang tersedia untuk warga Gaza.

Menurutnya, rakyat Gaza Palestina merupakan manusia yang menyerupai hewan, dan akan memerangi dengan bertindak seperti itu.

Setelah bertahun-tahun kedamaian rakyat Gaza di renggut, pihak Israel belum juga memberikan kemerdekaan yang seharusnya diberikan kepada Palestina.***

 

Rekomendasi