Sepanjang 172 km! Jadi Ruas Terpanjang Tol Trans Jawa, Jalur Probolinggo – Banyuwangi Menjadi Prioritas Utama?

InNalar.com – Siapa yang tidak tahu jika Banyuwangi termasuk ke dalam provinsi Jawa Timur.

Sudah tidak heran lagi jika Banyuwangi ini merupakan salah satu kota yang berada dalam provinsi Jawa Timur. Terdapat pembangunan jalan tol yang menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi.

Emil Dardak selaku wakil gubernur Jawa Timur sejak 13 Februari 2019 ini selalu mendukung proyek pembangunan jalan di Jawa Timur.

Baca Juga: Disebut Buatan Jin? Terkuak Misteri Masjid Termegah di Kabupaten Malang yang Menjulang Hingga 10 Lantai

Wakil gubernur ini terus mendukung pembangunan tol Probolinggo Banyuwangi sampai ke ujung timur Pulau Jawa. 

Proyek pembangunan akan diprioritaskan sesuai dengan skema KPBU, segala upaya pembebasan lahan akan diselesaikan.

Hingga saat ini masih dalam proses pembangunan jalan tol Probolinggo Banyuwangi.

Baca Juga: Nekat! Desa Terpencil di Tengah Hutan Gunung Wilis, Jawa Timur Ini Dihuni oleh Para Lansia, Cuma Ada 4 KK?

Dimulai dari kecamatan Gending Probolinggo dan akhirnya sampai ke Kraksaan.

Menurut informasi, terdapat sejumlah pembebasan tanah yang masih memerlukan proses RUPS dalam ruas tol Probolinggo.

Wakil Gubernur Jawa Timur menyatakan komitmen Pemprov Jatim akan terus mendukung percepatan pembangunan tol Probolinggo Banyuwangi.

Baca Juga: Jalur Tulungagung – Trenggalek Dibuka, Wisatawan Bakal Dimanjakan Pemandangan Laut, Bukit, dan Tebing?

Pihaknya mendukung penertiban SIPB, yang merupakan surat izin untuk penambangan. Dengan syaratpenambangan hanya boleh berjualan ke proyek strategis Nasional.

Pembangunan tol Probolinggo Banyuwangi akan terus dilakukan pengerjaannya dan terus dikebut.

Ruas jalan dari Probolinggo hingga Besuki memiliki 3 gerbang tol, yaitu:
1. Kraksaan Python dan Besuki,
2. Simpang susun Kraksaan python
3. Simpang susun Besuki yang dilengkapi dengan 2 rest area.

Dipastikan pembangunan jalan tol ini akan terselesaikan dan tidak melewati bulan Oktober pada tahun 2024.

Pemerintah kabupaten Probolinggo mendukung penunh proyek strategis nasional jalan tol probolinggo banyuwangi karena tol tersebut merupakan ruas pemungkas dari jaringan jalan tol Trans Jawa.

Tol ini menghubungkan jalur barat jawa hingga ujur timur Pulau Jawa. Bertujuan untuk meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas pembawa barang dan jasa.

Sepanjang 172 km ini merupakan ruas terpanjang dari rangkaian tol trans jawa yang terbagi atas tujuh seksi, yaitu:
1. Seksi 1: Probolinggo – Kraksaan sepanjang 12,88 km.
2. Seksi 2: Kraksaan – Paiton sepanjang 11,2 km
3. Seksi 3 : Paiton -Besuki sepanjang 25,6 km
4. Seksi 4 : Besuki – Situbondo sepanjang 42,3 km
5. Seksi 4 : Situbondo – Asembagus sepanjang 16,76 km
6. Seksi 6 : Asembagus – Bajulmati sepanjang 37,45 km
7. Seksi 7 : Bajulmati – Ketapang sepanjang 29,21 km.

Pemerintah sudah mengumumkan proyek strategis nasional dikeluarkan dari daftar termasuk jalan tol.

Namun tol Probolinggo Bnyuwangi tetap akan dilanjutkan dengan skema KPBU dan tetap menjadi prioritas utama untuk trans Jawa.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]