Seorang Anak Palestina Berdarah di Amerika Ditikam Berkali-kali Hingga Tewas, Buntut dari Perang Hamas-Israel

InNalar.com – Serangan brutal terjadi di Amerika Serikat, seorang laki-laki berusia 71 tahun tega membunuh seorang anak kecil yang berumur 6 tahun

Polisi di Amerika Serikat telah mendakwa seorang laki-laki tersebut dengan tuduhan pembunuhan dan kejahatan rasial karena menikam seorang anak laki-laki berusia 6 tahun serta menyakiti ibunya yang berusia 32 tahun.

Kantor Sheriff Will County di pinggiran kota Chicago mengungkap, jika kedua korban dalam serangan brutal ini menjadi sasaran tersangka karena mereka beragama Islam serta merespons adanya konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung yang melibatkan Hamas dan Israel.

Baca Juga: Diduga Kelompok Pendukung Partai Bentrokan di Muntilan Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Pemicunya…

Dalam hal ini petugas menemukan kedua korban pada Sabtu pagi di sebuah rumah sekitar 65 kilometer (40 mil) barat daya Chicago.(14/10/2023).

Dilaporkan inNalar.com dari AlJazeera , dengan adanya penyerangan yang terjadi diketahui, Anak laki-laki tersebut dinyatakan meninggal di rumah sakit dengan luka tikam sebanyak 26 kali menggunakan pisau besar militer.

Sementara sang ibu mengalami lebih dari mengingat luka tusukan di tubuhnya. Namun kini tetap dirawat di rumah sakit pada hari Minggu dan dinyatakan selamat.

Baca Juga: Peran ‘Krusial’ Soeharto Saat Penyerbuan Kotabaru 7 Oktober 1945, Hingga Menjadi Sebuah ‘Titik Balik’

Departemen Sheriff juga telah mengkonfirmasi jika tersangka laki-laki tersebut bernama Joseph Czuba, yang diketahui merupakan tuan tanah dari tempat yang ditinggali korban kedua.

Laki-laki tersebut ditahan di Fasilitas Penahanan Will County, pada hari Minggu dan menunggu sidang di pengadilan.

Polisi mendakwanya dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan tingkat pertama, dua tuduhan kejahatan kebencian serta penyerangan dengan senjata mematikan.

Baca Juga: Super Semar, Kejadian 11 Maret Dibubarkannya PKI oleh Soeharto, Hingga Awal Lengsernya Soekarno, Kok Bisa?

Ahmed Rehab selaku direktur eksekutif Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR) cabang Chicago, menanggapi dengan penuh hati atas terjadinya kasus pembunuhan brutal ini.

“Hati kami berat, dan doa kami menyertai anak tercinta dan ibu,” ujarnya dalam unggahan di Twitter/X resminya.

Pada ungguhannya Organisasi tersebut mengidentifikasi korban anak laki-laki Palestina-Amerika tersebut bernama Wadea Al-Fayoume dan ibunya bernama Hanaan Shahin.

Mengetahui seorang anak laki-laki yang dibunuh tersebut baru saja merayakan ulang tahunnya pada beberapa minggu yang lalu.

Disebutkan jika mulanya tersangka, Joseph Joseph Czuba mengetuk pintu rumah korban, lalu mencoba mencekiknya serta mengatakan ‘kalian Muslim harus mati’ sambil menikamnya secara berkali-kali.***

 

Rekomendasi