

inNalar.com – Sinetron Komedi Preman Pensiun 6 akan kembali tayang di RCTI, simak selengkapnya.
Kabar tersebut diunggah oleh akun Instagram @premanpensiun.mncp dalam poster Preman Pensiun 6.
Yaitu dilihat dari poster Preman Pensiun 6, foto Kang Mus (Epy Kusnandar) berhadapan dengan Bang Edi (Ivan Rivky Kabira).
Baca Juga: Link Live Streaming MotoGP Austria 2022 di Trans7, Lengkap dengan Jadwal Tayang dan Starting Grid
Dalam cerita terbarunya, Preman Pensiun 6 akan menghadirkan tentang cerita Kang Mus yang kekuasaannya akan direbut oleh Bang Edi.
Sinetron Preman Pensiun 6 yang berlatar di kota Bandung ini akan tayang pada Minggu 21 Agustus 2022 di RCTI setiap pukul 18.30 WIB.
Preman Pensiun 6 masih diperankan oleh Epy Kusnandar (Muslihat, Kang Mus), Ivan Rivky Kabira (Bang Edi).
Baca Juga: 5 Fakta Unik Kyungsoo EXO saat Tampil di SMTOWN LIVE 2022 SMCU EXPRESS SUWON: Nomor 4 Bikin Gemas
Selain itu juga ada Fajar Khuto (Ujang), Deny Firdaus (Kang Murad), Kiki Kinanti (Serena), Abenk Marco (Cecep), dan Zaenal Abidin (Raymond).
Preman Pensiun 6 disutradarai langsung oleh Aris Nugraha dan menjadi produksi dari MNC Pictures.
Sinetron ini mengisahkan tentang preman yang menguasai pasar, terminal dan jalanan.
Baca Juga: Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 Seret Nama-nama Petinggi Polri, Ini Tanggapan Gus Baha
Pada musim pertama diketahui Didi Petet menjadi pemeran utama sebagai Kang Bahar.
Kang Bahar mempunyai anak buah bernama Muslihat (Kang Mus). Mulanya, Kang Mus adalah maling yang masuk ke rumah Kang Bahar.
Setelah tahu Muslihat maling untuk membiayai rumah sakit ibunya, Kang Bahar meminta pada polisi untuk kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca Juga: Fantastis! Anggaran Rp 252 Juta Hanya untuk Baju Dinas Bupati dan Wakil Bupati Lamongan
Muslihat diberi uang satu juta oleh Kang Bahar, namun seminggu kemudian Muslihat kembali pada Kang Bahar.
Yaitu untuk segera mengembalikan uang karena sudah tidak membutuhkannya lagi.
Ketika Muslihat membawa uang, ibunya sudah meninggal dunia. Kemudian, Bahar meminta Muslihat untuk bekerja padanya.
Baca Juga: Jalanan di Gunung Sawur-Kajar Kuning Lumajang Rusak Parah dan Banyak Lubang, Cak Thoriq Janji Begini
Pada musim kedua terlihat Didi Petet meninggal dunia akibat penyakit gerd, namun dalam sinetron, Muslihat menggantikan tugas-tugas Kang Bahar.
Pada musim kedua juga kisah diwarnai dengan komedi antara Pipit dan Murad, dua preman yang bersahabat dan tidak bisa dipisahkan.
Pada musim ketiga, Muslihat pensiun dan menekuni bisnis kicimpring, usahanya tersebut mendapat dukungan dari teman temannya.
Baca Juga: Jerome Polin Beri Pertanyaan Soal Paspampres, Berikut ini Jawaban dari Kaesang Pangarep Bikin Ngakak
Produksi kicimpring dibantu oleh Esih (istri Muslihat), Emak (Mertua Muslihat), dan Ceu Edoh (tetangga Muslihat).
Di musim keempat, bisnis kicimpring Muslihat mengalami penurunan, ia mulai berpikir untuk kembali ke jalanan.
Namun, ada wanita cantik bernama Serena yang membantu penjualan kicimpring Kang Mus untuk promosi.
Alhasil, penjualan kicimpring yang di produksi Kang Mus kembali mengalami kemajuan.
Kang Mus mengajak beberapa anak buahnya untuk hijrah, salah satunya yaitu Ujang, karena dapat dipercaya bekerja pada bisnis kicimpringnya.
Karena sering bersama, Serena dan Ujang mulai jatuh cinta. Padahal, Ujang sudah memiliki istri dan anak.***