Sempat Terhenti Tahun 2015, Gedung Kuliah Politeknik Negeri Ketapang Senilai Rp 36,37 Miliar Selesai Tahun…

inNalar.com – Meski sempat terhenti tahun 2015, akhirnya Gedung Kuliah I Laboratorium Politeknik Negeri Ketapang di Kalimantan Barat selesai dibangun.

Pada tahun 2020 dilanjutkan pembangunan Gedung Kuliah I Laboratorium Politeknik Negeri Ketapang dengan anggaran Rp 38,37 miliar berdasarkan informasi dari website resmi Kementerian PUPR.

Pembangunan Gedung Politeknik Ketapang di Kalimantan Barat ini merupakan program kerja dari Kementerian PUPR guna mendukung sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Inovatif! Mahasiswa Unpad Ciptakan ‘Taborai’, Tablet Pemurni Minyak Jelantah dari Limbah Bonggol Jagung

Program kerja tersebut merupakan program prioritas Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin dengan ranah pembangunan infrastruktur pendidikan.

Program ini merupakan tugas yang diemban sejak tahun 2019 dan menjadi bagian instruksi dari Presiden Joko Widodo pada Sidang Kabinet Paripurna tahun 2018.

Joko Widodo memberikan mandat kepada Kementerian PUPR untuk melakukan percepatan pada pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.

Baca Juga: 3 Universitas Negeri Underrated Terbaik di Jawa Timur, Bisa Jadikan Opsi Pilihan Kuliah

Tidak hanya sekolah dan madrasah, sejumlah gedung perguruan tinggi yang sempat terhenti pembangunannya dilanjutkan kembali.

Salah satunya adalah Gedung Kuliah Dan Laboratorium I Politeknik Negeri Ketapang di Kalimantan Barat yang sempat terhenti pada tahun 2015.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melanjutkan pembangunan dari Gedung Kuliah I dan Laboratorium I Politeknik Negeri Ketapang yang sempat mangkrak.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Inilah 5 Tips Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat Agar Tidak Menyesal

Gedung Kuliah Politeknik Negeri Ketapang setinggi 3 lantai dengan 2 bangunan kembar yang berfungsi sebagai gedung kelas dan gedung laboratorium.

Tidak hanya menyelesaikan konstruksi gedung Kementerian PUPR juga memberikan fasilitas penunjang seperti ramp untuk difabel, AC, hidran dan APAR untuk proteksi kebakaran, ruang kelas belajar, dan jalan lingkungan.

Pembangunan Gedung di Ketapang Kalimantan Barat ini memiliki nilai Rp 36,37 miliar dengan pembangunan yang dimulai Januari 2020 dan diselesaikan selama 6 bulan (180 hari kalender).

Dengan pembangunan Gedung Politeknik Negeri Ketapang, Endang Kusmana sebagai Direktur Politeknik Negeri Ketapang menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas prakarsanya.***

Rekomendasi