

inNalar.com – Salah satu proyek strategis nasional yang ada di Papua adalah Bandara baru Nabire.
Bandara baru Nabire sendiri berada di daerah Karadiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua.
Rencana dari pembangunan Bandara baru Nabire di Papua ini sudah muncul sejak tahun 2017 silam.
Kemudian, pada tahun 2018 hingga 2019, dilakukan penyususan perencanaan untuk pembangunan bandar udara.
Di tahun yang sama, yakni tahun 2019, pengerjaan dari proyek Bandara baru Nabire di Papua ini dimulai dengan kotrak multiyears tahun 2019-2021.
Bandar udara ini memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 1600 meter x 30 meter, apron 367,5 meter x 100 meter, dan taxiway dengan ukuran 23 meter x 165 meter.
Selain fasilitas tersebut, Bandara baru Nabire ini juga dilengkapi dengan ornamen khas Papua pada interiornya.
Selain keindahan budaya yang ditampilkan, bandar udara ini juga akan dilengkapi dengan tower bandara (ATC), terminal penumpang, bahkan juga gudang kargo.
Selain itu, juga terdapat gedung genset/main power house, bangunan administrasi atau perkantoran dan hanggar, juga jalan masuk.
Meski memiliki status sebagai proyek strategis nasional, pembangunan dari bandar udara ini justru terancam mangkrak.
Hal ini karena proyek multiyears ini sudah lewat batas waktu dari yang seharusnya selesai pada tahun 2021.
Sampai bulan Oktober 2023 ini, pembangunan Bandara baru Nabire ini masih mengalami banyak kekurangan.
Dilansir inNalar.com dari Antara, fasilitas utama dari Bandara baru Nabire, baik sisi udara maupun sisi darat, sudah siap.
Akan tetapi, fasilitas pendukungnya justru banyak yang belum siap. Sebagai contohnya adalah akses jalan raya sepanjang 5,6 km yang menghuubungkan bandar udara ke jalan nasional.
Selain itu, akses suplai listrik dari PLN juga belum siap. Aliran listrik ini akan disuplai oleh sistem Kalibobo dan dialirkan melalui gardu hubung.
Tidak hanya itu jaringan penguat telekomunikasi dan juga jaringan air bersih dari PDAM juga kondisinya masih belum siap.
Selain itu, pada tahun 2021 lalu, pembangunan bandar udara ini juga sempat berada di titik ketidakpastian karena kekurangan dana.
Adapun proyek yang mengalami kekurangan dana ini adalah pembangunan sisi udara yang membutuhkan tambahan kurang labih Rp442 miliar dan sisi darat yang dananya kurang Rp189 miliar.
Meskipun begitu, Bandara baru Nabire di Papua ini adalah salah satu dari proyek prioritas pembangunan yang ditargetkan untuk diresmikan sebelum tahun 2024.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi