Sempat Disebut Mangkrak, Bandara Terbesar ke-2 di Indonesia Akhirnya Mulai Beroperasi Lagi, Lokasinya…

inNalar.com – Saat ini pastinya semakin banyak infrastruktur berupa bandara yang mulai terbangun di setiap daerah Indonesia.

Salah satunya ialah bandar udara yang berada di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Nama dari bandar udara yang dimaksud adalah bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati.

Baca Juga: Dipatok dengan Pagu Anggaran Rp241 Miliar dari APBN, Proyek Jalan Baru di Kapanewon Purwosari Yogyakarta Ini Dibangun di Batas Wilayah

Akan tetapi, ternyata lapangan terbang yang digadang menyandang gelar terbesar ke-2 tersebut malah sempat diklaim jadi bandar udara mangkrak atau mati.

Hal tersebut karena bandara yang telah beroperasi sejak 2018 tersebut mengalami sepi penumpang hingga jarang terjadi layanan penerbangan.

Usut punya usut, hal tersebut ternyata dikarenakan minimnya jalan akses menuju ke bandar udara yang dimaksud.

Baca Juga: Sedot Biaya US$ 60 Juta, Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia di Mimika Papua Tengah Ini Gunakan Sistem Automasi Minegem, Apa Itu?

Karena berdasarkan rencana awal, harusnya pembangunan bandara ini akan rampung bersamaan dengan Tol Cisumdawu.

Namun saat bandara ini mulai beroperasi pada Mei 2018, ternyata pembangunan Tol Cisumdawu belum rampung.

Tidak hanya itu, bahkan lapangan terbang yang dimaksud juga semakin sepi penumpang sejak tahun 2020 menyusul pandemi Covid-19.

Baca Juga: Siapkan Dana Rp70 Triliun, Target Produksi PT Freeport Indonesia Makin Jumbo di 2024, Segini Estimasi Royalti ke Pemprov Papua Tengah 

Bahkan karena sepinya penumpang tersebut, membuat munculnya rencana agar bandar udara terbesar ke-2 di Indonesia itu dialih fungsikan sebagai bengkel pesawat.

Tentu hal ini tampak mubadzir, karena anggaran yang diperlukan untuk membangun bandar udara itu saja membutuhkan anggaran yang fantastis.

Pasalnya, anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk membangun bandar udara di Majalengka tersebut yakni sebesar Rp2,6 triliun.

Baca Juga: Produksi Listrik 2.700 kWh, PLTA Senilai US$ 230 Juta di Purwakarta Jawa Barat Ini Sempat Tuai Kritikan Gegara Dinilai Overcapacity, Ternyata…

Akhirnya, setelah sempat mangkrak karena sepi penumpang cukup lama, bandar udara terbesar di Jawa Barat ini mulai hidup kembali.

Dilansir inNalar.com dari dephub.go.id, pada tanggal 29 Oktober 2023 bandar udara tersebut mulai kembali melayani penerbangan.

Saat itu, bandara yang disebut mangkrak ini melakukan penerbangan perdananya kembali menuju rute Denpasar dan Medan.

Baca Juga: Habiskan Rp22,9 Triliun! Pembangunan IKN Progresnya Capai 71 Persen, Apa Saja yang Dibangun?

Direncanakan, nantinya terminal pesawar ini setiap harinya akan memiliki 16 penerbangan dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 32.760 pax per minggu atau sebanyak 4.680 pax per hari (datang dan berangkat).

Diketahui pada penerbangan yang dilakukan pada 29 Oktober 2023 lalu, kursi penumpang terisi 70% hingga 80% menuju ke Denpasar dan Medan.

Pasalnya, akses untuk menuju ke bandar udara di Majalengka ini sudah semakin lengkap.

Baca Juga: Digagas Ahli Pengairan Belanda, Bendungan Pelenyap 14 Desa Senilai US$ 230 Juta di Purwakarta Jawa Barat Ini Diramal Mampu Berfungsi 276 Tahun

Karena kini Tol Cisumdawu sudah mulai beroperasi, ditambah ditunjang dengan fasilitas transportasi umum seperti Bus Damri, taksi, travel, dan mikro bus dari sejumlah titik.

Menyandang gelar terbesar ke-2 di Indonesia, bandar udara ini memiliki luas mencapai 1800 hektar.

Bahkan runway yang dimiliki lapangan terbang ini juga cukup panjang, karena mencapai 3.000 meter x 60 meter.

Baca Juga: Tidak Full Dibangun Pemerintah, Proyek Tol Senilai Rp5 Triliun di Jawa Barat Ini Jadi Penentu Keberhasilan Pelabuhan Terbesar di RI

Ada pula terminal penumpang seluas 121.000 meter persegi dengan terminal kargo 90.000 meter persegi.

Diproyeksikan bandar udara di Jawa Barat ini mampu melayani penumpang sebanyak 5,6 juga hingga 12 juta per tahun.

Sementara pada tahun 2032, bandar udara ini diperkirakan mampu melayani penumpang hingga 29,3 juta.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]