

inNalar.com – Proyek pembangunan jalan tol di jawa Timur ini termasuk kedalam proyek pembangunan Nasional.
Kecilnya dana pembebasan lahan yang digunakan untuk pembangunan Jalan tol di jawa Timur ini menjadi salah satu kecil kendala dan permasalahan.
Sehingga pembangunan sempat terhenti karena terdapat sengketa lahan dalam proses pembangunan Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) di Jawa Timur ini.
Baca Juga: Telan Biaya Pembangunan Rp9 Miliar, Jembatan Gantung di Jawa Tengah Ini Dibangun Tujuannya Untuk…
Dilansir dari Instagram pupr_bpjt, proyek pembangunan jalan tol di jawa timur ini merupakan proyek pembangunan Jalan Tol Probowangi yang memiliki nama lengkap Jalan Tol Probolinggo menuju Banyuwangi.
Pelaksanaan proyek pembangunan jalan tol di Jawa Timur 117,4 km ini menggunakan pembangunan secara bertahap.
Pembangunannya sendiri menggunakan dua tahap untuk penyelesaian pengerjaan pembangunan proyek jalan tol, kegiatan pengerjaan dilakukan pada tahun 2023.
Baca Juga: Poligami dengan Keluarga Dekat Istri: Antara Keinginan dan Konsekuensi, Ada Larangannya?
Nantinya pembangunan jalan tol pada tahap pertama ini akan selesai pada tahun 2024 atau jika bisa jadi pada tahun 2025 pembangunan jalan tol di jawa Timur ini akan selesai.
Pada tahap pertama pembangunan jalan tol ini memiliki panjang hingga 49,68 km, yang dimulai dari Probolinggo menuju ke Situbondo.
Sedangkan untuk pembangunan tahap dua memiliki panjang jalan 127,74 kilometer yang akan dimulai pembangunan jalannya mulai dari Situbondo menuju ke Banyuwangi.
Baca Juga: Kisah Perjalanan Burung Hud-Hud Dan Kecerdasannya Menemukan Kerajaan Ratu Balqis
Diketahui bahwa terdapat kendala dan juga permasalahan dalam pengerjaan pembangunan jalan tol di Jawa Timur ini yakni sengketa lahan milik penduduk.
Sengketa lahan yang terletak di Kecamatan Besuki atau Situbondo, anggaran yang digunakan mencapai total total Rp10 triliun.
Pembangunan tahap pertama ditargetkan akan selesai pada tahun 2024 hingga tahun 2025.
Baca Juga: Kutukan Warga Lamongan, Jawa Timur yang Berujung Kematian, Ini Duduk Perkaranya
Dilansir bpjt.pu.go.id paada pembangunan pada tahap pertama memiliki 3 gerbang tol yakni gerbang tol Krasakan dan Gerbang tol Besuki serta Gerbnag Tol Paiton.
Pembangunan tol Jawa Timur ini telah membuat kontrak pada tahun 2017 terhenti dan dilanjutkan kembali pada tahun 2023 ini.
Diketahui bahwa pada tahap pembangunan jalan tol paket pertama pembebasan lahan ini sudah mencapai 92 persen dan pada paket kedua telah mencapai 70 persen.
Pada tahap ketiga pembebasan lahan di Jawa Timur ini sudah mencapai 28 persen, pembangunannya akan terus dilakukan untuk supaya nantinya dapat dinikmati oleh para pengendara.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi