Seluruh Warga Desa Terpencil di Situbondo, Jawa Timur Ini Terkena Kutukan Mengerikan: Lokasinya…


inNalar.com – Pernah kah mendengar kisah tentang sebuah desa yang berada di pelosok Jawa Timur, tepatnya di Situbondo?

Kisah misterius mengenai desa mungil di Situbondo, Jawa Timur ini unik namun mengundang rasa penasaran.

Pasalnya, banyak dari masyarakat Situbondo yang menjuluki kampung di Jawa Timur ini dengan sebutan desa mistis.

Baca Juga: Satu-satunya SPKLU Terbesar Pertama di Kalimantan! Sediakan Super Fast Charging hingga 50 KW, Ada di Kalsel?

Kemistisan desa di Situbondo ini berkaitan erat dengan adanya mitos kutukan yang secara turun-temurun menyelimuti penduduk kampung unik yang satu ini.

Konon, desa mungil yang berada di sebelah utara Jawa Timur ini terkena kutukan misterius yang hingga kini belum terungkap kebenarannya.

Terdapat aturan khusus yang melingkupi desa ini, yaitu jumlah penduduknya tidak boleh kurang atau lebih dari 26 kepala keluarga.

Baca Juga: Hasilkan 365.867 Barel Per Hari, Menjadikan Provinsi Riau Paling Banyak Hasilkan Minyak di Indonesia!

Apabila aturan tersebut dilanggar, maka hal-hal yang tidak diinginkan pun dikhawatirkan akan terjadi.

Apabila kita mengunjungi desa yang satu ini, akan terlihat ada beberapa tulisan ’26’ tersebar di beberapa sudut desa.

Oleh karena itu, kampung unik ini pun juga dijuluki oleh masyarakat luas sebagai dusun Karang Kenek atau ‘KK 26’ yang ada di Desa Olean.

Baca Juga: 197 Km dari Surabaya, Desa Megalithikum di Jember Jawa Timur Ini Simpan Situs Peradaban Manusia Sejak 1000 SM

Namun, benarkah mitos kutukan ‘KK 26’ ini benar terjadi pada penduduk desa?

Disadur dari kanal YouTube Keliling Situbondo, kebenaran tentang adanya kutukan dikonfirmasi oleh seorang Juru Kunci Rumah Adat KK 26, bernama Bapak Saiful.

“Di sini, KK 26 tidak bisa nambah warga. Harus KK 26, asli 26. Tambah satu, entah itu sakit, entah itu meninggal. Intinya tidak boleh kurang, tidak boleh lebih,” ungkap Bapak Saiful.

Keberadaan adanya mitos kutukan di Desa Olean pun dibenarkan oleh sang Juru Kunci Rumah Adat KK 26.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Juru Kunci Rumah Adat KK 26, jika penduduk Desa Olean bertambah atau pun berkurang.

Maka, akan ada suatu hal yang akan terjadi pada mereka, bisa berupa sakit atau pun kematian yang menghampiri salah seorang di antara penduduk desanya.

Hingga kini, kepercayaan yang terwariskan tersebut menjadi ciri khas dari Desa Olean.

Bahkan, mitos kutukan tersebut seolah telah menjadi kearifan lokal desa unik di Situbondo ini.

Terlepas dari kemistikannya, rupanya desa mistis ini juga menyimpan beragam objek wisata menarik di dalamnya.

Mulai dari jembatan bambu, pondok wisata, kebun bunga, hingga jajanan khas Desa Olean.

Dilansir dari laman Pariwisata Kabupaten Situbondo, wisatawan cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 5 ribu dan biaya parkir.

Biaya parkir untuk kendaraan motor sebesar Rp 2 ribu, sementara kendaraan mobil dikenakan biaya Rp 5 ribu.

Adapun Kampung Karang Kenek ‘KK 26’ ini berada di desa Olean, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]