Seluruh Outletnya Ditutup di Jakarta, Holywings Siap Lebarkan Sayap ke Bali


inNalar.com
– Holywings kembali menuai sorotan setelah ramai panen hujatan karena promo miras dengan mencatut nama “Muhammad dan Maria”.

Keputusan Pemprov DKI Jakarta menutup seluruh outlet Holywings disampaikan oleh Benny Agus Chandra selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.

Ditutupnya seluruh outlet Holywings di Jakarta berkaitan dengan hasil pemeriksaan terkait perizinan usaha.

Baca Juga: Heboh Promo Miras Gratis untuk Muhammad dan Maria, Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings di Jakarta Dicabut

Hasilnya, ditemukan bahwa terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh Holywings yang membuat penutupan di seluruh outletnya terjadi.

Dilansir inNalar.com dari Pemprov DKI Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata memaparkan temuan dari peninjauan lapangan yang telah dilakukan Pemprov DKI.

“Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” kata Andhika.

Baca Juga: Begini Cara Jadi Istri Idaman Menurut dr Aisah Dahlan, Sederhana Tapi Ampuh Bikin Suami Makin Sayang dan Cinta

Selanjutnya, selain belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301, beberapa gerai Holywings juga belum memiliki Surat Keterangan Pengecer Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221.

Yang seharusnya dimiliki oleh penjualan minuman beralkohol yang hanya memperbolehkan pembelian untuk dibawa pulang, bukan diminum langsung di tempat.

Saat penutupan 12 outletnya di Jakarta ramai diperbincangkan, kabar pengembangan bar dengan slogan Never Stop Flying ini di Pulau Dewata, mulai mencuat.

Baca Juga: Biografi dr Aisah Dahlan, Praktisi Neuroparenting yang Sering Wara-wiri di YouTube

Kabar ekspansi Holywings ke Bali dibagikan oleh Nikita Mirzani yang diketahui sebagai salah satu pemegang saham Holywings melalui unggahan di Instagramnya @nikitamirzanimawardi_172.

“Super excited for the up coming one of the biggest beach fest club in Asia……. get ready next month for the opening of @holywingsindonesia bali on the 19th,” tulis Nikita pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Unggahan tersebut kembali menuai berbagai tanggapan dari warganet, mengingat informasi mengenai kasus dugaan penistaan agama pada promo miras Holywings sedang menjadi sorotan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Selasa 28 Juni 2022 Menurut BMKG : Berawan 

“Ada kabar holywing di laporkan tuh,” tulis akun @nungki_107nung pada ungghan tersebut.

Ada pula warganet yang menyambut baik kabar pelebaran sayap Holywings ke Pulau Dewata tersebut.

“Gilingan keren bgt sih. Aduuuuh harus deh kayaknya eke meluncur” tulis akun @iam.denny.ramsy. ***

Rekomendasi

Seluruh Outletnya Ditutup di Jakarta, Holywings Siap Lebarkan Sayap ke Bali


inNalar.com
– Holywings kembali menuai sorotan setelah ramai panen hujatan karena promo miras dengan mencatut nama “Muhammad dan Maria”.

Keputusan Pemprov DKI Jakarta menutup seluruh outlet Holywings disampaikan oleh Benny Agus Chandra selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.

Ditutupnya seluruh outlet Holywings di Jakarta berkaitan dengan hasil pemeriksaan terkait perizinan usaha.

Baca Juga: Heboh Promo Miras Gratis untuk Muhammad dan Maria, Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings di Jakarta Dicabut

Hasilnya, ditemukan bahwa terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh Holywings yang membuat penutupan di seluruh outletnya terjadi.

Dilansir inNalar.com dari Pemprov DKI Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata memaparkan temuan dari peninjauan lapangan yang telah dilakukan Pemprov DKI.

“Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” kata Andhika.

Baca Juga: Begini Cara Jadi Istri Idaman Menurut dr Aisah Dahlan, Sederhana Tapi Ampuh Bikin Suami Makin Sayang dan Cinta

Selanjutnya, selain belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301, beberapa gerai Holywings juga belum memiliki Surat Keterangan Pengecer Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221.

Yang seharusnya dimiliki oleh penjualan minuman beralkohol yang hanya memperbolehkan pembelian untuk dibawa pulang, bukan diminum langsung di tempat.

Saat penutupan 12 outletnya di Jakarta ramai diperbincangkan, kabar pengembangan bar dengan slogan Never Stop Flying ini di Pulau Dewata, mulai mencuat.

Baca Juga: Biografi dr Aisah Dahlan, Praktisi Neuroparenting yang Sering Wara-wiri di YouTube

Kabar ekspansi Holywings ke Bali dibagikan oleh Nikita Mirzani yang diketahui sebagai salah satu pemegang saham Holywings melalui unggahan di Instagramnya @nikitamirzanimawardi_172.

“Super excited for the up coming one of the biggest beach fest club in Asia……. get ready next month for the opening of @holywingsindonesia bali on the 19th,” tulis Nikita pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Unggahan tersebut kembali menuai berbagai tanggapan dari warganet, mengingat informasi mengenai kasus dugaan penistaan agama pada promo miras Holywings sedang menjadi sorotan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Selasa 28 Juni 2022 Menurut BMKG : Berawan 

“Ada kabar holywing di laporkan tuh,” tulis akun @nungki_107nung pada ungghan tersebut.

Ada pula warganet yang menyambut baik kabar pelebaran sayap Holywings ke Pulau Dewata tersebut.

“Gilingan keren bgt sih. Aduuuuh harus deh kayaknya eke meluncur” tulis akun @iam.denny.ramsy. ***

Rekomendasi