

inNalar.com – Selamat Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP Anda berstatus sebagai penerima KJP Plus 2024 senilai Rp690.000, cek informasi lengkapnya di sini.
KJP Plus 2024 merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah DKI Jakarta. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin.
Program KJP Plus menyalurkan bantuan berupa dana sekolah yang dapat digunakan untuk berbagai keperlua pendidikan.
Selain itu, dana ini bisa digunakan untuk kegiatan ekstrakulikuler siswa. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap anak di DKI Jakarta memiliki kesetaraan untuk mengenyam pendidikan.
KJP Plus 2024 mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK-sederajat.
Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, menyatakan, saat ini program KJP tengah memasuki tahap 1 gelombang 2 .
Artinya, bantuan ini masuk tahapan verifikasi akhir dan akan segera disalurkan ke masyarakat bila sudah tuntas.
“Dinas Pendidikan DKI Jakarta masih melakukan verifikasi akhir. Insyaallah minggu depan selesai,” kata Budi Awaluddin, dikutip dari Antara.
Nantinya penerima KJP Plus dapat mengakses berbagai fasilitas umum seperti transportasi umum, museum dan pusat kebudayaan di Jakarta secara gratis.
Masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut, tapi belum menerima dana pada tahap pertama gelombang 1 bisa masuk dalam gelombang 2.
Cara Cek Status Penerima KJP Plus Juli 2024
Bagi yang ingin memastikan apakah Anda berstatus sebagai penerima KJP bulan Juli 2024, dapat mengikuti cara berikut:
1. Akses https://kjp.jakarta.go.id/kjp/
2. Pilih ” Periksa Status Penerima KJP”
3. Input NIK KTP yang didaftarkan
4. Pilih tanun 2024 dan tahapan yang relevan
5 . Klik “Cek” dan tunggu hasilnya muncul
Rincian Besaran KJP Plus 2024
1. SD/MI (Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah)
Di tingkat SD/MI, biaya pendidikan terdiri dari beberapa komponen utama:
Biaya tambahan ini dapat bervariasi tergantung dari kebijakan masing-masing sekolah.
2. SMP/MTs (Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah)
Untuk jenjang SMP/MTs, berikut rincian biaya pendidikan yang perlu dipertimbangkan:
Penting untuk memperhatikan tambahan SPP Swasta karena bisa menjadi faktor penentu dalam pengeluaran bulanan.
3. SMA/MA (Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah)
Siswa yang melanjutkan ke SMA/MA akan menghadapi biaya pendidikan yang lebih tinggi:
Tingginya biaya tambahan SPP Swasta mungkin menjadi pertimbangan krusial bagi orangtua dalam memilih sekolah bagi anak mereka.
4. SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)
Bagi yang memilih jalur SMK, berikut adalah estimasi biaya pendidikan yang diperlukan:
Pilihan ini seringkali dipilih oleh siswa yang tertarik dengan pendidikan kejuruan.
5. PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
PKBM memberikan alternatif bagi mereka yang memilih pendidikan non-formal:
Meskipun tidak ada tambahan SPP Swasta di PKBM, biaya rutin dan berkala tetap perlu diperhitungkan.