Selamat Hari Raya Idul Adha 2023: 5 Amalan Sunnah yang Dilakukan Sebelum dan Sesudah Shalat Idul Adha 1444 H


inNalar.com-
Idul Adha merupakan salah satu hari perayaan umat Islam. Pada hari raya ini, umat Islam menyembelih dan berkorban untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Selain kurban, masih banyak amalan lain sesuai petunjuk Rasulullah SAW. Mengutip karya Syekh Wahba al-Zuhaili, fikih dan al-Adilah, setidaknya ada lima amalan yang boleh dilakukan seorang muslim saat Idul Adha.

Berikut ini amalan sunnah yang bisa dilakukan sebelum Idul Adha:

Baca Juga: 20 Link Twibbon Hari Raya Idul Adha 2023 Tersedia di Sini! Download dan Bagikan Kebersamaan di Media Sosial

1. Nyalakan malam takbiran

Hal pertama dalam menyambut hari raya adalah memeriahkan malam Idul Adha.

Biasanya orang-orang menyebutnya malam takbir karena pada malam ini para takbir saling bersorak.

2. Mandi, oleskan parfum, dan kenakan pakaian terbaik Anda.

Hal ini mirip dengan shalat Jumat. Nabi, Sholulullahua’laihi Wassalam sering memperingatkan bahwa jika seorang Muslim ingin beribadah berjamaah, dia harus mandi terlebih dahulu.

Baca Juga: Selamat Hari Raya Idul Adha 2023! Berikut Kumpulan Ucapan Selamat Hari Raya yang Paling Menarik

Gunakan juga parfum, agar orang lain tidak terganggu dengan bau tidak sedap yang keluar dari tubuh kita, selain itu juga untuk menyegarkan diri.

Juga, jangan lupa untuk mengenakan pakaian terbaik yang kita miliki, seperti yang dianjurkan dan dipraktikkan oleh para Sahabat Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian.

3. Pergi ke tempat sholat dengan berjalan kaki

Amalan lain saat Idul Adha adalah berjalan ketika kita pergi ke shalat Id. Hal ini tentu saja didasarkan pada kebiasaan Rasulullah atau sunnah Nabi.

Baca Juga: Jangan Asal Makan! Penderita Diabetes Melitus Segera Konsumsi Makanan Alami Berikut Kalau Ingin Cepat Sembuh

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak pernah menggunakan kuda maupun unta ketika pergi shalat eid.

Lalu biasanya antara pergi dan pulang, Nabi mengambil jalur yang berbeda.

Dari Jabir bin Abdullah Radiyallahuanhu mengatakan:

“Nabi SAW, mengambil rute perjalananyang berlainan saat pergi dan pulang.” Hadits ini Diriwayatkan oleh Al-Bukhari.

Kemudian seorang sahabat Ibnu Umar, semoga Allah meridhoi dia. Dia juga berkata:

“Rasulullah SAW biasanyasaat pergi ke shalat Eid dengan berjalan kaki, dan ketika beliau pulang ke rumah, dia juga berjalan kaki.” Diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

4. Jangan makan sebelum sholat Idul Adha.

Berbeda dengan Idul Fitri, saat Idul Adha kami menghimbau untuk tidak terburu-buru berbuka puasa. Sebaliknya, kita makan setelah sholat.

Bahkan, kalau bisa, kita tidak makan sampai daging kurban siap disantap.

5. Menunjukkan kegembiraan dan memperkuat persahabatan

Dua hari raya umat islam baik Idul Fitri maupun Idul Adha, merupakan hari-hari yang menggembirakan bagi umat Islam.

Oleh karena itu, saat Idul Adha, kita dianjurkan untuk menunjukkan keceriaan.

***(Siti Melani Hari Rahmawati)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]