

inNalar.com – Bendungan adalah salah satu fasilitas yang memiliki banyak manfaat.
Fungsi bendungan selain sebagai penyimpan cadangan air, juga dapat dimanfaatkan sebagai irigasi lahan pertanian.
Selain itu, bendungan juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Di Indonesia ada beberapa bendungan yang terkenal sebagai waduk terbesar di daerah masing-masing.
Seperti Bendungan Batutegi yang merupakan bendungan terbesar di Lampung.
Sedangkan bendungan terbesar kedua adalah Bendungan Way Sekampung.
Bendungan Way Sekampung berada di Kab. Pringsewu, Provinsi Lampung.
Pembangunan Bendungan Way Sekampung menghabiskan dana sekitar Rp 1,78 trilun.
Biaya pembangunan tersebut didapat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (APBN).
Bendungan Way Sekampung dibangun pada November 2016 dan diresmikan pada September 2021.
Peresmian tersebut dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Jokowi, dengan didampingi oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljo, dan Menteri BUMN, Erick Thohir.
Bendungan Way Sekampung memiliki luas genangan sekitar 800 hektar dan mampu menampung sekitar 68 juta meter kubik air.
Dibutuhkan waktu perjalanan selama 1 hingga 1,5 jam dari Bandar Lampung ke Bendungan Way Sekampung.
Perjalanan tidak kurang dari dua jam tersebut dapat dilakukan dengan melewati Jalan Lintas Barat Sumatera menuju Kab. Pringsewu.
Namun, perjalanan menuju ke Bendungan Way Sekampung tidak sepenuhnya dapat dicapai dengan kendaraan.
Kendaran dari para pengunjung yang ingin melihat bendungan ini dari dekat hanya boleh sampai pintu masuk dan tempat parkir.
Para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 2 km dengan berjalan kaki untuk dapat mencapai Bendungan Way Sekampung.***