

inNalar.com – Mario Dandy Satrio anak pejabat pajak yang sudah menganiaya David, putra dari pengurus pusat GP Ansor sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
Terbaru, pihak kepolisan juga telah menetapkan tersangka baru dalam kasus penganiayaan David, yakni rekan Mario Dandy Satrio, inisial S.
Peran S kala itu sebagai sosok perekam video penganiayaan terhadap David. Selain itu, nama baru kembali mencuat dalam kasus ini.
Baca Juga: SMA Tarakanita 1 Akui Agnes Pacar Anak Pejabat Pajak yang Viral Adalah Muridnya
Sosok tersebut adalah berinisial APA yang saat ini berstatus sebagai saksi dan juga merupakan teman Mario Dandy Satrio.
Kombes Pol Ade Ary mengatakan bahwa APA memberikan informasi bahwa Agnes diduga menerima perlakuan tidak baik (Red. Diraba-raba) oleh David kepada anak pejabat pajak itu.
“Akhirnya tersangka MDS emosi, lalu tersangka S menjawab, ‘Gua kalau jadi lu, pukulin aja. Itu parah Dan’,” terangnya.
Di sisi lain, warganet dibuat heboh dengan kabar bahwa Mario Dandy Satrio merupakan cucu kandung dari mantan Pangdam atau Mayor Jenderal.
Tak elak sejumlah pihak menyoroti tampang Dandy saat ditangkap kepolisian yang terlihat santai dan tidak ada keraguan sedikit pun.
Hal ini diungkap oleh salah seorang warganet Twitter saat nama Mario Dandy Satrio menjadi trending topik Indonesia selama tiga hari terakhir.
Baca Juga: Kuasa hukum Agnes Buka Suara Terkait Kasus Penganiayaan David, Putra Pengurus Pusat GP Ansor
“Cucunya mantan Pangdam bos, nih bocah masuk bui juga bakal aman di dalam,” kata akun @r****f.
Namun tak berselang lama, cuitan tersebut dihapus oleh sang pemilik akun tanpa alasan yang belum diketahui.
Menanggapi isu ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Kisdiyanto mengatakan, pihaknya akan menyelidiki tentang kebenaran informasi tersebut.
Baca Juga: Agnes Pacar Anak Pejabat Pajak yang Aniaya David Belum Ditetapkan Sebagai Tersangka
“Saya cek dulu,” ujarnya, dikutip dari Harian Haluan, Minggu 26 Februari 2023.
Pangkat Pangdam dalam sebuah Kodam adalah Mayor Jenderal. Pangdam bertanggung jawab terhadap Kepala Staf TNI AD serta terhadap kekuatan Kodam yang dipimpinnya.
Selain mengemban fungsi pertahanan, Kodam juga memiliki tugas menggelar pendidikan pembentukan dan pengembangan untuk tingkat bintara dan Tamtama.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi