

inNalar.com – Presiden Jokowi memastikan dalam RAPBN 2024, beberapa bansos reguler akan dilanjutkan.
Diantaranya ada bansos BPNT Sembako yang menyasar 19 juta KPM. Selain itu, Program Keluarga Harapan ditargetkan ke 10 juta KPM.
Di tahun 2023, bansos tersebut BPNT tetap akan disalurkan. Hal itu sesuai dengan juknis dan mekanisme yang ada.
Bansos BPNT senilai Rp600.000 alokasi bulan Juli, Agustus dan September akan segera disalurkan.
Harapannya, pencairan bantuan sosial dimulai pada awal Agustus hingga akhir September 2023.
Penyaluran batuan bersamaan dengan bansos PKH Tahap 3 di daerah yang memiliki akses sulit.
Salah satu syarat penerima adalah sudah terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Serta termasuk daftar penerima bantuan pangan non tunai (BPNT).
Dilansir inNalar.com dari Kemensos, bansos BPNT akan disalurkan melalui Bank Himbara pada 431 kanupaten.
Atau kota yang memiliki akses perbankan mudah. Lebih lanjut juga via KKS yang merangkap ATM (Mandiri, BRI, BSI dan BNI).
Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan dana bansos BPNT sebesar Rp200 ribu setiap bulan, Sehingga totalnya mencapai Rp2,4 juta dalam satu tahun.
Diketahui, bansos tersebut kini sudah berstatus SPM (Surat Perintah Menyalurkan).
Umunya, dana akan masuk ke rekening penerima, jika status berubah menjadi “Sudah Salur”
Adapun jarak antara status SPM menjadi “Sudah Salur” memakan waktu sekitar 1-2 minggu.
Sebelum itu, data yabg sudah SPM, diserahkan ke Bank Himbara.
Kemudian pihak bank akan menerbitkan SP2D, dan menyalurkan uangnya ke sang penerima.
Berikut langkah-langkah untuk mengecek status penerima bansos BPNT senilai Rp600 ribu.
Cara Cek Penerima Bansos Rp600 Ribu
1. Akses laman cek bansos kemensos
2. Pilih daerah sesuai KTP
3. Ketik nama lengkap sesuai KTP
4. Kemudian masukkan kode huruf sesuai gambar
5. Klik ‘Cari Data’