Segala Penyakit Kronis Sembuh! dr Zaidul Akbar Sarankan Cukup Puasa Sebanyak Ini dalam Seminggu

inNalar –  Penyakit kronis umumnya terjadi karena makanan yang dikonsumsi secara terus menerus, tidak sesuai dengan kondisi tubuh.

Membuat penumpukan sampah di badan, hingga mengakibatkan penyakit kronis.

Penyakit kronis disebut juga sebagai permasalahan degeneratif pada tubuh.

Baca Juga: Cukup 2 Bahan Saja! Cara Bikin Gel Skincare Sendiri Tanpa Banyak Biaya ala dr Zaidul Akbar

Seperti stroke, darah tinggi, asam urat, dan penyakit kronis lainnya.

Dilansir dari YouTube @nutfahalaqah76, dr Zaidul Akbar menerangkan terkait hal ini.

Sebenarnya, berbagai penyakit kronis dapat disembuhkan hanya dengan mengikuti pola nabi, yakni puasa.

Baca Juga: Ilmuwan NASA Deteksi Material Asing Membalut Asteroid Bennu, Misi Senilai USD1 Miliar Sempat Dihentikan Demi..

“ Puasa adalah cara detoks tubuh yang paling luar biasa efektif”, terang dr Zaidul Akbar.

Dengan puasa, tubuh bisa beristirahat secara optimal dari makanan yang setiap hari masuk.

Karena hampir segala penyakit, bahkan yang kronis, penyebab utama biasanya adalah dari makanan, dan apa yang dimakan.

Baca Juga: Sempat Berganti Nama, Bendungan Canggih Pertama di Bali Ini Dibangun Selama 5 Tahun, Investasinya…

Dalam Surat Abasa disebutkan:

فلينظر الإنسان إلى طعامه

“Maka hendaklah manusia memperhatikan makanannya”

Begitu pentingnya persoalan makanan bagi kesehatan, sehingga puasa menjadi jalan keluar yang paling baik.

dr Zaidul Akbar menyarankan agar menjalankan puasa senin kamis secara rutin setiap minggu, di luar puasa wajib.

Ditambah dengan puasa ayyamul bidh, 3 hari di setiap pertengahan bulan.

Dalam postingan Instagramnya tahun 2021 silam, dr Zaidul Akbar juga pernah membahas secara detail terkait puasa ini.

dr Zaidul akbar katakan, sel dalam tubuh yang lapar pada saat puasa, akan memakan sel- sel lain yang sudah rusak atau mati.

Sehingga tidak ada penumpukan sampah dalam tubuh.

Bahkan dalam riset penelitian, ilmuwan bernama dr. Yoshinori, menemukan dan membuktikan fakta tentang puasa.

Seseorang yang puasa, dalam jangka waktu tidak kurang dari 8 jam, dan tidak lebih dari 16 jam akan membentuk protein khusus.

Protein khusus ini terbentuk di seluruh tubuh, dan disebut sebagai autophagisom.

Autophagisom tersebut, dianalogikan sebagai sapu raksasa yang membersihkan sel-sel mati dan membahayakan.

dr Zaidul Akbar menyatakan, penelitian puasa dr Yoshinori ini, telah diakui hingga mendapatkan nobel penghargaan.

Artinya, penyakit kronis yang sering membahayakan tubuh pun, InsyaAllah akan berangsur sembuh dengan puasa.***(Putri Royhanah Azzahro)

Rekomendasi