

inNalar.com – Diungkapkan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), bahwasannya proyek bandara Very Very Important Person (VVIP) di Kalimantan Timur ditargetkan mulai beroperasi pada awal Agustus tahun 2024 ini.
Sebelumnya, telah menjadi rahasia publik bahwasannya ibukota Negara Indonesia akan dipindahkan ke Kalimantan Timur, yakni menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tentu saja, berbagai infrastuktur untuk kelengkapan ibu kota nusantara terus digenjot pembangunannya, termasuk di dalamnya yakni bandara internasional.
Diketahui, pemerintah saat ini tengah membangun bandara baru di Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Menurut informasi penelusuran, nilai paket konstruksi fisik pembangunan Bandara VVIP IKN (sisi landasan udara), mencapai angka Rp4,28 Triliun.
Angka triliunan rupiah yang digunakan untuk proyek tersebut diketahui bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023.
Baca Juga: Telan Rp5 Triliun! Kalimantan Timur Bakal Punya Mall Megah Super Unik, Rampung Kapan?
Adapun deskripsi terkait proyek tersebut, di mana Bandara VVIP IKN akan memiliki runway sepanjang 3.000 x 45 meter.
Runway bandara tersebut diyakini mampu didarati oleh pesawat -pesawat berbadan besar jenis Boeing 777-300 ER dan Airbus A380.
Selain itu, bandara juga akan dilengkapi dengan fasilitas apron yang mampu menampung tiga pesawat berbadan besar (Wide Body), ditambah dengan satu pesawat berbadan kecil (Narrow Body).
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman web ANTARA, Bandara VVIP IKN berlokasi di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Bandara dengan fasilitas elit itu diketahui hanya akan digunakan untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan di IKN dan mendukung konektivitas di IKN.
Sekedar informasi, bahwasannya proyek bandara ini resmi dimulai usai Presiden Joko Widodo bersama Menhub dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan groundbreaking pada bulan November 2023 lalu.
Baca Juga: Peras Dana Rp9,6 Kuadriliun, Mega Proyek Arab Saudi Ini Tuai Kontroversi Gegara Bentuknya, Kok Bisa?
Pembangunan bandara di Kecamatan Penajam itu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Kalimantan Timur.
Diketahui, pembangunan lapangan terbang elit itu dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak, dimulai dari tahun anggaran 2023 sampai dengan tahun 2024.
Adapun konsep desainnya sendiri yakni, memadukan unsur kearifan lokal yang menonjolkan budaya Kalimantan.
Jika disusur dari titik 0 IKN, lokasi bandara hanya berjarak sekitar 23 kilometer saja.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi