

InNalar.com – Indonesia kini tengah dalam pembangunan kawasan industri hijau di Kalimantan Utara menggunakan anggaran negara.
Salah satu pabrik yang akan dibangun di kawasan industri hijau Kalimantan Utara itu adalah smelter.
Smelter sendiri merupakan pabrik pengolahan hasil bumi, yang kali ini merupakan pengolahan alumunium di Kalimantan Utara.
Sekedar informasi, kawasan industri hijau di Kalimantan Utara tersebut merupakan kawasan industri hijau terbesar di dunia.
Bagaimana tidak jadi yang terbesar, dana investasi dalam pembangunan kawasan industri hijau di Kalimantan Utara ini saja membutuhkan investasi sekitar Rp2056 triliun.
Adapun kawasan industri hijau di Indonesia ini akan berada di Bulungan, Kalimantan Utara.
Baca Juga: Waduh! Bendungan Paling Berbahaya di Dunia Ini Ancam Pergeseran Rotasi Bumi, Siap-siap Ini Dampaknya
Diketahui terdapat beberapa pabrik yang akan dibangun di kawasan industri hijau Kalimantan Utara.
Salah satunya adalah smelter alumunium, yang dibangun oleh PT Kalimantan Aluminium Industry, anak usaha PT Adaro Minerals Indonesia Tbk.
Berdasarkan sumber yang dikutip, smelter aluminium Adaro akan memanfaatkan energi baru dan terbarukan dari PLTA dan PLTS yang ada di Kalimantan Utara.
Diketahui jika PT Kalimantan Aluminium Industry akan membangun smelter aluminium di Kalimantan Utara di atas lahan seluas 600 hektar.
Ditargetkan smelter alumunium ini ditargetkan beroperasi pada tahun 2025, dengan mampu mencapai kapasitas produksi hingga 1,5 juta ton aluminium.
Akan tetapi, produksi alumunium tersebut terbagi menjadi tiga fase.
Baca Juga: 5 Tips Jitu Kaya Raya Bermodalkan Gaji UMR dengan Metode Frugal Living, Ampuh Bikin Iri Tetangga!
Fase pertama adalah di kuartal pertama tahun 2025, dimana smelter ini mampu memproduksi hingga 500 ribu ton aluminium.
Berlanjut pada fase kedua di kuartal tahun 2026, direncanakan fase ini akan menambah kapasitas produksi sampai 500 ribu ton alumunium.
Terakhir, fase ketiga ini ditargetkan pada kuartal empat 2029, dimana smelter ini mampu mencapai total kapasitas alumunium sebanyak 1,5 juta ton.
Baca Juga: Tol Pekanbaru – Dumai dengan Panjang 131,48 km Bisa Dilintasi Gajah, Bentuk Pelestarian Lingkungan?
Adapun dana investasi yang dibutuhkan dalam membangun semelter di Kalimantan Utara, anggarannya mencapai sekitar US$ 2 miliar, atau Rp30,55 triliun, jika kurs adalah Rp15.278.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi