Sebuah Buku di Amerika Baru Dikembalikan ke Perpustakaan Usai Dipinjam Selama 119 Tahun, Berapa Dendanya?

inNalar.com – Stewart Plein, kurator buku langka di Perpustakaan Universitas West Virginia, menemukan sebuah buku yang baru dikembalikan setelah dipinjam selama 119 tahun.

Pada saat itu, Plein sedang memilah buku-buku sumbangan yang baru saja diterima.

Plein pun menemukan buku berjudul ‘An Elementary Treatise on Electricity’ yang menjadi bagian dari koleksi perpustakaan New Bedford, Massachusetts, Amerika Serikat.

Baca Juga: Setelah Hajar Kamboja, Ini Alasan Timnas Putri U19 Berhadapan dengan Thailand di Babak Semifinal AFF U19 2023

Saat dicek, tidak ada cap “Ditarik Kembali”, yang menandakan bahwa buku tersebut belum dikembalikan meskipun sudah sangat terlambat.

Plein pun menghubungi Jodi Goodman, seorang pustakawan koleksi khusus di New Bedford dan memberitahukan penemuannya ini.

Tentu saja pengembalian buku ke perpustakaan umum di kota yang dijuluki Kota Perburuan Ikan Paus tersebut menimbulkan kebingungan.

Baca Juga: Pertama di Dunia! Tol di Jawa Tengah Ini Kokoh Meski Dibangun Tanpa Semen, Cukup Modal Batang Bambu

Pihak perpustakaan mengaku bahwa buku ini dikembalikan dalam keadaan terawat, sehingga diduga bahwa buku ini diwariskan secara turun-temurun kemudian dikembalikan.

Perpustakaan New Bedford sendiri mematok denda sebesar 5 sen per hari untuk keterlambatan pengembalian buku.

Bila dihitung, pengembalian buku yang dipinjam selama 119 tahun ini dikenakan denda sebesar 2100 dollar Amerika atau setara dengan 32 juta Rupiah.

Baca Juga: Wow! Bukan di Jakarta, Ternyata Ini 3 Mall Terbesar di Indonesia, Kota Kamu Masuk Nggak Nih?

Namun, pihak perpustakaan tidak pernah mengambil denda di atas 2 dollar Amerika Serikat, dan tidak mengambil denda kepada peminjam buku ini karena sudah menjadi buku yang langka dan sangat berharga.

‘An Elementary Treatise on Electricity’ merupakan catatan ilmu pengetahuan sebanyak dua volume tentang elektromagnetisme yang ditulis oleh James Clerk Maxwell pada 1873.

Kemudian, karena Maxwell meninggal pada 1879, sehingga William Davidson Niven melanjutkan revisi risalah ini untuk diterbitkan oleh Oxford University Press pada tahun 1881.

Buku ini diterbitkan di masa pengembangan listrik, di mana menginspirasi Thomas Alfa Edison untuk mendapatkan hak paten terhadap lampu pijar.

Sebagai cetakan pertama, buku ‘An Elementary Treatise on Electricity’ yang diterbitkan pada tahun 1881 ini merupakan buku langka dengan nilai 600 US Dollar atau 9 juta Rupiah.

Penemuan dan pengembalian buku ini menjadi bukti kuat akan keberlanjutan dan kepentingan tulisan cetak, terutama di era teknologi dan akses instan terhadap jumlah informasi yang tak terhingga.

Fenomena ini pun menjadi pembelajaran bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengembalikan buku.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]