Sebelum Ramadhan 2022, Simak Penjelasan Buya Yahya Terkait Waktu Pembayaran Fidyah

inNalar.com – Ramadhan 2022 benar-benar semakin dekat dan hadir ke tengah-tengah umat Islam, membawa kesempatan ibadah dan pahala.

Ada beberapa sebab orang boleh meninggalkan puasa saat bulan penuh rahmat, salah satunya pertama kelompok harus mengganti.

Sementara kedua yaitu bagian orang yang tidak harus mengqadha atau mengganti, tetapi wajib membayar fidyah.

Baca Juga: Profil Vladimir Putin, Presiden Rusia yang Nekat Menginvasi Ukraina dengan Kekuatan Penuh

Kaum Muslimin yang berusia lanjut atau tua dan yang sakit parah serta tak kunjung sembuh, tentu tidak mampu berpuasa.

Itulah yang disebut golongan yang diwajibkan membayar fidyah, ibaratnya sebagai ganti dari puasa Ramadhan 2022.

Buya Yahya ulama kharismatik Pimpinan Pesantren Al-Bahjah, menjelaskan terkait waktu yang tepat dalam membayar fidyah ini.

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari ini di Kota Palembang dan Sekitarnya, Jum’at, 25 Februari 2022 atau 24 Rajab 1443 Hijriah

Dikutip inNalar.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 2 Juni 2019, Buya Yahya menjelaskan dari dasarnya.

Pimpinan Pesantren Al Bahjah itu mengingatkan bahwa dirinya pernah membuatkan fiqih praktis membahas orang yang meninggalkan puasa.

Pada pembahasannya ada 9 sebab orang yang tidak berpuasa, dari jumlah tersebut di antaranya ada yang wajib fidyah tidak meng-qodho.

Baca Juga: Ekonomi Thailand Kembali Tumbuh pada Kuartal ke-4, Sektor Pariwisata adalah Penyumbangnya

Selain itu ada yang wajib qodho dan tidak membayar fidyah dan ada yang dibebaskan dari kedua pengganti yaitu seperti anak kecil.

“Anak kecil kalau sudah dewasa tidak wajib qodho tidak wajib fidyah, orang gila jika sehat tidak wajib qodho tidak wajib fidyah,” kata Buya Yahya.

Wanita yang haid atau nifas merupakan bagian yang wajib qodho dan tidak fidyah, berbeda dengan orang yang sudah tua.

Baca Juga: Polisi Rusia Tangkap 1.400 Pendemo yang Menolak Perang dengan Ukraina

Orang yang lanjut usia tentu tidak mungkin lagi bisa kembali muda, maka yang tidak puasa diwajibkan membayar fidyah.

“Maka kapan fidyah itu dibayarkan?, jawabannya adalah kapan dia membatalkan puasa saat itu fidyah boleh dibayarkan,” jelas Buya Yahya.

Jadi menurut Buya Yahya, waktu membayar fidyah yaitu ketika orang yang bersangkutan tidak berpuasa maka saat itulah harus ditunaikan.

Atau bisa saja dikumpulkan hingga akhir Ramadhan 2022, setelah itu baru dijumlahkan berapa hari dirinya tidak berpuasa dan tinggal mengalikannya.***

Rekomendasi