

inNalar.com – Nama Nasida Ria menjadi banyak dibicarakan oleh warganet karena penampilannya manggung di Jerman.
Banyak warganet yang memuji Nasida Ria karena mampu membawa musik kasidah menuju dunia internasional.
Sebenarnya pencapaian ini bukan hal yang pertama kali dilakukan Nasida Ria, mereka pernah menjadi pengisi acara Synchronize Fest yang notabenenya mayoritas penikmatnya merupakan anak indie.
Band yang mengusung genre kasidah asal Semarang ini tercatat pernah dua kali diundang dalam festival musik Synchronize Fest, tepatnya pada 2018 dan 2019.
Nasida Ria saat itu tampil di tengah–tengah kumpulan pemuda-pemudi tanah air yang menantikan tampilan musik dari band indie favorit mereka.
Tampilnya Nasida Ria di Synchronize Fest saat itu menjadi keunikan tersendiri yang akhirnya membuat penonton ikut bernyanyi.
Semangat tersebut tampaknya tetap diusung Nasida Ria dalam penampilannya di Jerman. Siapa sangka musik dengan kasidah bisa diterima di Eropa.
Dari beberapa video yang tersebar di media sosial, tampak penonton yang hadir ikut bernyanyi dan berjoget bersama.
Sepertinya Nasida Ria mempunyai magic tersendiri untuk mampu menyihir penonton dengan kesederhanaan musik dan penampilan diatas panggung.
Masih mengusung konsep yang sama seperti penampilan di acara sebelumnya, saat di Jerman Nasida Ria tetap manggung dengan busana gamis.
Dari segi tampilan musiknya, mereka membawakan lagu–lagu hits seperti bom nuklir, perdamaian hingga kota santri dan lagu lainnya.
Pemilihan lagu–lagu tersebut sepertinya menjadi rumus tersendiri bagi mereka untuk mengenalkan musik bergenre kasidah.
Baca Juga: Perkembangan Tarekat di Indonesia, Ketahui Aliran-aliran yang Paling Terkenal dari ‘Jalan Sufi’ Ini
Ketika penampilannya dulu di Synchronize Fest, lagu – lagu seperti perdamaian, kota santri dan wajah ayu untuk siapa, selalu dibawakan di atas panggung.
Penampilan Nasidah Ria di Jerman menjadi suatu prestasi tersendiri tidak hanya bagi musik Indonesia melainkan juga untuk Kota Semarang.
Mereka seakan membuktikan bahwa musik kasidah tidak kalah dengan genre musik lainnya seperti jazz, pop, atau rock.***