Satukan 5 Pulau, Ini Fakta Unik Jembatan Barelang di Batam Kepri, Miniatur Golden Gate Bridge Amerika Serikat?

inNalar.com – Tak kunjung realisasi Jembatan Selat Sunda maupun Jembatan Selat Bali, secara mengejutkan Pemerintah Indonesia justru tuntaskan Jembatan Barelang di Kepulauan Riau ini guna hubungkan Pulau Batam dan sekitarnya.

Wilayah geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari banyak pulau kecil di sekitar Batam ternyata telah membuat Jembatan Barelang ini memiliki sisi unik yang menjadi pembeda dari wilayah lainnya.

Dengan keberadaan 6 bentang Jembatan Barelang di Pulau Batam dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bisa mulai muluskan strategi guna tumbuhkan perekonomian 5 pulau sekaligus.

Baca Juga: Unik! Inilah Destinasi Wisata Ternak Kerbau di Kalimantan Selatan yang Bukan di Daratan, Melainkan…

Berikut 5 fakta unik dari Jembatan Barelang yang bakal bikin kita terkejut dengan keunikan landmark Kepulauan Riau yang satu ini.

1. Nama Filosofis ‘Barelang’ dalam Perkembangan Ekonomi Indonesia

Barangkali telah banyak yang mengetahui bahwa penamaan ‘Barelang’ untuk jembatan di Batam ini merupakan gabungan dari 3 nama Pulau yang tersebar di Kepulauan Riau.

Gabungan nama ‘Barelang’ ini terdiri dari Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang.

Baca Juga: Erick Thohir Terpilih Lagi Jadi Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, Ansor Ungkap Rasa Bangga

Sejak tahun 1992, ternyata Pemerintah Indonesia telah membidik tiga pulau tersebut sebagai daerah perindustrian modern.

Impian untuk melesatkan perekonomian ketiga pulau tersebut yang diabadikan dalam nama 6 bentang Jembatan Barelang ini ternyata telah tertuang dalam aturan khusus.

Dilansir dari laman resmi Bank Indonesia, perluasan daerah wilayah kerja Barelang yang masuk dalam bonded zone guna tingkatkan ekonomi Kepulauan Riau ini tertuang dalam (Keppres) Nomor 28 Tahun 1992.

Baca Juga: Nomor Satu Bukan Balikpapan, 5 Daerah Ini Punya Jumlah Lapangan Pekerjaan Terbanyak di Kalimantan Timur

2. Dibangun Masa Soeharto Diresmikan Masa Habibie

Selain penyebutan Jembatan Barelang, sebagian masyarakat di Kepulauan Riau juga menyebut infrastruktur ini dengan Jembatan Habibie.

Pasalnya, pembangunan jembatan sepanjang 2.264 meter ini diprakarsai dan diresmikan oleh Presiden RI ke-3 B.J. Habibie pada 10 Agustus 1998.

Uniknya, jembatan ikonik Batam ini dibangun pada zaman Presiden RI ke-2 Soeharto dan digarap oleh B.J. Habibie saat beliau masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi.

3. Disebut Mirip Golden Gate Bridge, Amerika Serikat

Banyak yang menyebut bahwa bentuk bangunan Jembatan Barelang sekilas mirip Golden Gate Bridge di Amerika Serikat.

Meski dari segi ukuran dan warnanya tak serupa dengan Golden Gate Bridge, tetapi kemiripan desainnya dengan Jembatan Barelang ini membuatnya dijuluki miniatur infrastruktur termasyhur di negeri Paman Sam tersebut.

4. Sukses Hubungkan 5 Pulau dalam 6 Bulan Tanpa Tenaga Ahli Asing

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, Jembatan Barelang dibangun dalam kurun waktu tahun 1992 sampai dengan 1998, yakni 6 tahun.

Jembatan Barelang telah berhasil menyatukan 5 pulau sekaligus, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang, dan Pulau Galang Baru.

Kesuksesan dalam menghubungkan konektivitas beberapa pulau di Kepulauan Riau dengan serapan tenaga ahli dari dalam negeri inilah yang menjadi istimewa.

Keberhasilan tersebut membuat Pemerintah RI dinilai sukses dalam mengembangkan rencana strategis perekonomian nasional dari masa ke masa.

5. Sempat Alami Putus Kabel

Jembatan Barelang sebelumnya diklaim mampu kokoh hingga 100 tahun, tetapi tak disangka pada tahun 2016 sempat terjadi kerusakan.

Diketahui 9 kabel dari 112 total kabel penahan konstruksi jembatan tersebut sempat putus.

Namun, syukurnya BP Batam selaku pengelola Jembatan Barelang langsung menangani kerusakan tersebut sehingga kini masih berdiri kokoh.

Inilah 5 fakta unik dari Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau yang bikin infrastruktur ini dijuluki jembatan termegah dan menjadi landmark kebanggaan warga Batam.***

Rekomendasi