Satu-satunya di Kaltim, Desa Ini Unik Karena Punya Pemandangan Eropa Bak Negeri Dongeng

inNalar.com – Kampung Merabu di Kalimantan Timur memang dikenal sebagai desa yang memiliki keindahan hutannya.

Selain menjadi penghasil madu, ternyata Kampung Merabu memiliki tempat yang membuat pengunjung terpukau lantaran keindahan alamnya.

Dikatakan, pemandangan di tempat ini seperti perkampungan Eropa yang memiliki nuansa dongeng.

Baca Juga: Ditemukan 1951, Situs Bersejarah di Lampung Barat Ini Disebut Jadi Rumah Manusia Zaman Megalitikum

Dilansir inNalar.com dari beraukab.go.id, tempat ini merupakan kawasan ecolodge, yaitu penginapan ramah lingkungan.

Di sini, pengunjung akan merasakan sensasi menyatu bersama alam dan pengalaman baru seperti di luar negeri.

Suasana alam yang sejuk dengan pegunungan batuan kapur sebagai latar belakang menambah keindahan wilayah ini.

Baca Juga: Cuma 90 Km dari Pekanbaru! Wisata Ombak Terekstrem di Dunia Ternyata Ada di Riau, Tingginya Capai 6 Meter?

Keindahannya ditambah dengan udara sejuk dan nuansa alam asri dengan pemandangan hijau yang terhampar sepanjang penglihatan.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan Kalimantan Timur yang terkenal panas dan dihuni oleh kota besar seperti Samarinda dan Balikpapan.

Pembangunan ecolodge ini bermula saat TNC (The Nature Conservancy) menyerahkan rumah singgah kepada Kampung Merabu.

Baca Juga: Bukan di Makkah atau Madinah, Tempat di Kota Surabaya ini Jadi Pusat Perbelanjaan Oleh-oleh Haji dan Umrah

Kemudian, rumah singgah tersebut dikelola oleh Bumdes Kerima Puri yang bertanggung jawab atas biaya operasional dan perawatan rumah singgah.

Masyarakat Kampung Merabu pun optimis dapat mempercantik rumah singgah untuk meningkatkan jumlah kunjungan, terutama setelah pandemi COVID-19 berakhir.

Penginapan di ecolodge ini menyediakan 3 unit pondok dengan 2 kamar dan teras yang menghadap langsung ke gunung karst.

Cocok untuk penghuni kota besar, kesunyian serta keindahan di ecolodge Merabu dapat dipesan dengan harga mulai 500 ribu Rupiah.

Rumah hunian dengan konsep menyatu dengan alam ini perlu dikelola secara profesional dan dijadikan homestay untuk membuka ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Diharapkan bahwa pengelolaan homestay dengan baik akan memberikan manfaat bagi warga kampung secara keseluruhan.***

Rekomendasi