Sambil Nunggu Remake Princess Hours 2022, Yuk Pahami Perbedaan Karakter Pasangan dalam Drama Ini

inNalar.com – Jika kamu generasi tahun 90-an, kamu mungkin pernah mengetahui drama Princess Hours yang booming di tahun 2006 dan juga pernah ditayangkan di stasiun televisi dalam negeri

Selidik punya selidik, drama ini juga memberi andil terhadap fenomena Korean Wave (Hallyu) atau gelombang Korea di seluruh dunia.

Princess Hours adalah drama yang diadaptasi dari komik berjudul Goong yang ditulis oleh Park So-Hee dan ditayangkan di stasiun tv MBC. Drama ini bercerita mengenai kehidupan keluarga kerajaan Korea di era modern yang menganut sistem pemerintahan monarki konstitusional, dimana pemerintahan masih dipimpin oleh raja.

Baca Juga: 8 Anjuran di Hari Jumat dari 4 Imam Mazhab, Pakai Baju Putih hingga Baca Surah Al-Kahfi

Diceritakan bahwa meskipun sudah memasuki era modern, namun putra mahkota harus terlibat pada suatu perjodohan yang didasarkan atas perjanjian almarhum raja terdahulu. 

Raja terdahulu dengan teman karibnya yang merupakan rakyat biasa berjanji akan menjodohkan kedua cucunya.

Tentu saja terdapat berbagai konflik yang mengiringi perjalanan pernikahan Putra Mahkota Lee Shin dengan istrinya (Shin Chae Kyung) yang bukan berasal dari kalangan istana.

Baca Juga: Rekap Transfer Musim Dingin Liga Inggris 2021/2022, Simak Daftar Lengkapnya Disini

Terlebih lagi ternyata mereka berdua memiliki karakter yang saling berbeda yang kerap kali menimbulkan kesalahpahaman diantara keduanya.

Berdasarkan personality-database yang berisikan profil karakter MBTI tokoh terkenal maupun karakter fiksional, Putri Shin Chae Kyung memiliki kepribadian ENFP (Extraversion – Intuitive – Feeling – Perceiving).

Sebaliknya, Pangeran Lee Shin memiliki kepribadian ISTJ (Introversion – Sensing – Thinking – Judging). Dari sini dapat diketahui bahwa kepribadian keduanya sangat berbanding terbalik.

Baca Juga: Al Quran Surah Al Baqarah Mulai Ayat 81 Hingga 90 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Bisa dibayangkan bukan, bagaimana sulitnya mereka untuk beradaptasi?

Perbedaan mencolok antara keduanya adalah Putri yang memiliki kecenderungan orang yang ekstrovert dan Putra Mahkota yang introvert.

Putri Shin Chae Kyung adalah orang yang senang menghabiskan waktu bersama teman-teman dan keluarganya. Terutama di saat-saat ia menghadapi kesulitan.

Seseorang yang memiliki kecenderungan kepribadian ekstrovert menyenangi interaksi sosial untuk memperoleh energi.

Baca Juga: Ibu Kota Nusantara atau IKN Bakal di Implementasikan dalam Bentuk Metaverse

Sayangnya sumber energinya tersebut menjadi hilang semenjak ia tinggal di istana. Ia tidak lagi memiliki waktu yang cukup untuk berkumpul bersama teman-teman maupun keluarganya. Akhirnya ia sering merasa kesepian.

Tinggal di istana hanya bersama putra mahkota, Shin Chae Kyung berharap ia dapat berteman baik dengan putra mahkota agar tidak lagi merasa kesepian.

Namun, putra mahkota lebih menyenangi menghabiskan waktu sendiri. Terutama ketika ia menghadapi waktu yang sulit.

Baca Juga: KDRT Ramai Dibincangkan Karena Oki Setiana Dewi, Quraish Shihab: Hanya Orang Gagal yang Memukul Perempuan

Perbedaan mencolok tersebut tentu saja menyebabkan kesalahpahaman diantara keduanya yang diakibatkan oleh miskomunikasi.

Apalagi sepanjang pernikahan tentu saja tidak lepas dari berbagai permasalahan, sehingga dibutuhkan komunikasi yang baik diantara pasangan.

Shin Chae Kyung merupakan orang yang sensitif, ekspresif, dan sering menyampaikan perasaannya. Ia mengharapkan komunikasi dua arah, terutama ketika terjadi suatu permasalahan.

Sementara Lee Shin adalah orang yang suka memendam perasaan dan sering menggunakan logika dibanding perasaannya. Pribadinya yang cenderung pendiam tersebut menyebabkan ia lebih sering diam saat memperoleh masalah untuk mencari pemecahan sendiri.

Baca Juga: Hari Kanker se Dunia Akan Diperingati Pada 4 Februari 2022, Ini Sejarah Dibalik World Cancer Day

Akhirnya, justru tindakan Lee Shin tersebut tanpa sadar seringkali melukai perasaan Shin Chae Kyung.

Ada kutipan menarik yang sesuai dengan keadaan tersebut, yang berbunyi, “if you are cold, you hurt people. If you are sensitive, they hurt you.”

Dalam menjalin relasi dengan orang lain terutama pasangan, tentu saja akan ditemui berbagai perbedaan. Seringkali permasalahan dan kesalahpahaman terjadi karena adanya perbedaan tersebut.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Lagu Untuk Hari Pernikahan, Salah Satunya Pernah Digunakan Chanyeol EXO

Namun, dari drama ini kita dapat belajar bahwa memahami pasangan adalah kunci dari berhasilnya suatu relasi. Meskipun pernikahan keduanya memiliki lika-liku, pada akhirnya keduanya dapat memahami pasangan masing-masing dengan baik.***

Rekomendasi