Saktinya Bisnis Emiten Rokok RI, Bangun Jalan Tol Rp9,92 T di Jawa Timur Demi Guritakan Bandara Dhoho Kediri

inNalar.com – Belum puas dengan kesuksesan Proyek Bandara Dhoho, emiten rokok ini lanjut bikin jalan tol penghubung dua kota di Jawa Timur.

Jalan tol buatan emiten rokok ini diyakini bisa memudahkan akses dari dan menuju Bandara Dhoho, Kediri, Jawa Timur.

Demi mewujudkannya, perusahaan raksasa yang satu ini rela gelontor investasi sebesar Rp9,92 triliun.

Baca Juga: Alokasi Duit LMAN Rp1,3 Triliun Bukan Ending, Lahan ‘Terbelah’ Proyek Jalan Tol Banten Ini Sampai Harus Begini

Adapun dua kota di Jawa Timur yang bakal jadi lintasan pertama milik emiten rokok ini adalah Kediri-Tulungagung.

Lantas, siapa emiten rokok di balik inisiasi pembangunan infrastruktur di Kota Kediri, Jawa Timur?

Perusahaan rokok raksasa RI yang mulai rambah proyek infrastruktur ini adalah PT Gudang Garam Tbk.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Yogyakarta Bikin PUPR Putar Otak, Gaet UGM Demi Atasi Biaya Konstruksi Gemuk Rp18,61 Triliun

Kehadiran emiten legendaris ini makin menunjukkan impact signifikan di daerah yang telah dipijaknya sejak 1958.

Alih-alih lebarkan sayap investasi di sektor industrinya, perusahaan rokok ini justru mulai melirik sejumlah infrastruktur.

Mulai dari bangun Bandara Dhoho hingga akhirnya rambah proyek jalan tol yang membentang di antara dua daerah Jawa Timur.

Baca Juga: Kalahkan Rekor Trans Jawa, Jalan Tol Terpanjang RI Ini Bikin Pengusaha di Sumatera Selatan Bisa Napas Lega, tapi…

Tepatnya, jalan tol buatan emiten rokok Gudang Garam ini akan melintas dari Kota Kediri sampai dengan Tulungagung.

Manfaat yang bakal dirasakan tidak hanya untuk gerak industri milik perusahaan ini saja.

Menurut Heri Romadhon, Anggota DPRD Jawa Timur mengungkap bahwa Jalan Tol Kediri-Tulungagung adalah proyek strategis.

Baca Juga: LMAN Rogoh Duit Rp834,2 M Demi Proyek Jalan Tol di Sumatera Utara, Ada Potensi Cuan Selain KSPN Danau Toba?

Pasalnya, konektivitas kedua daerah yang dilalui semakin memudahkan seluruh masyarakat.

Selain itu, efikasi biaya distribusi angkutan logistik menjadi lebih meningkat

Bahkan minat untuk mengakses Bandara Dhoho Kediri semakin meningkat dengan adanya kemudahan jalan tol ini.

Baca Juga: Desain Unik Jembatan Tol 3D Senilai Rp11,05 Triliun di Batang, Jawa Tengah: Bikinnya Bak Susun Lego Raksasa!

Sehingga keterhubungan dua daerah via tol ini sudah barang tentu mampu memantik perekonomian daerah secara meluas.

“Akan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur,”kata Heri, dikutip inNalar.com dari DPRD Provinsi Jatim.

Kabar positif pembangunan infrastruktur jalan bebas hambatan ini datang usai perusahaan rokok ini membentuk PT Surya Sapta Agung tol.

Adapun trase yang tengah dibangun ini nantinya menjadi bagian dari jaringan Tol Kertosono-Kediri-Tulungagung.

“Saya kira ini keputusan bisnis yang sangat strategis, karena ini akan menghubungkan antara Jalan Tol Trans Jawa dengan Jalan Pantai Selatan (Pansela),” ujar Menteri Basuki Hadimuljana, dikutip inNalar.com dari Kementerian PUPR.

Dimulai dari strategi pengemasan bisnis pembangunan jalan tol ini, diharapkan Mojokerto-Kediri-Tulungagung akan tersambung utuh.

Kelanjutannya lintasan ini akan menjadi feeder penghubung Jalur Tol Trans Jawa hingga Jalan Pantai Selatan (Pansela).

Menteri PUPR Basuki pun optimis strategi pengemasan bisnis Gudang Garam ini akan mengakselerasi realisasi proyek jalan tol ini.

Sebagai tambahan, emiten rokok legendaris RI ini tengah menggesa pembangunan lintasan tol sepanjang 44,17 kilometer.

Masa konsesi jalan tol tersebut mencapai 50 tahun, dibangun dengan dana investasi sebesar Rp9,92 triliun.***

Rekomendasi