Saking Uniknya Pelabuhan Tertua di Jawa Tengah Ini Menginspirasi Komposer untuk Menciptakan Lagu, Bisa Tebak?

inNalar.com – Pelabuhan Tanjung Emas adalah salah satu pelabuhan penting di Indonesia yang terletak di Semarang, Jawa Tengah. Dan berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Semarang.

Sebagai salah satu gerbang maritim terbesar di Pulau Jawa, pelabuhan ini memiliki sejarah yang panjang, fakta unik menarik, dan melibatkan biaya pembangunan yang signifikan.

Sejarah Pelabuhan Tanjung Emas dimulai pada masa kolonial Belanda pada abad ke-19. Pada tahun 1905, bagian baratnya dipisahkan untuk digunakan sebagai pelabuhan khusus bagi kapal-kapal besar dan dinamakan Tanjung Emas.

Baca Juga: Kucurkan Dana hingga Rp 153 Miliar, Stadion Terbesar di Pulau Bali Ini Dapat Menampung 18 Ribu Penonton

Pada masa tersebut, pelabuhan ini menjadi pusat ekspor-impor bagi komoditas seperti kopi, teh, gula, dan rempah-rempah.

Fakta unik tentang Pelabuhan Tanjung Emas adalah perannya dalam menginspirasi lagu populer yang berjudul “Tanjung Mas Ninggal Janji”.

Lagu ini diciptakan oleh seorang komposer Indonesia, Gesang Martohartono, yang terinspirasi oleh cinta tak berbalasnya kepada seorang gadis yang tinggal di daerah Tanjung Emas.

Baca Juga: Menakjubkan Namun Misterius, Gua di Jawa Tengah Ini Punya Legenda dan Sejarah yang Wajib Diketahui, Penasaran?

Lagu ini menjadi sangat terkenal dan telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi ternama.

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Emas memerlukan biaya yang cukup besar. Pada awalnya, infrastruktur pelabuhan didominasi oleh fasilitas sederhana yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda.

Namun, seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan ekonomi, pelabuhan ini mengalami berbagai perluasan dan modernisasi untuk mengakomodasi kapal-kapal besar dan volume barang yang semakin meningkat.

Baca Juga: Termegah se-Riau! Bandara yang Terletak di Segitiga Emas Ini Punya Landasan Pacu Terpanjang se-Asia Tenggara

Pembangunan pelabuhan ini terus berlanjut setelah kemerdekaan Indonesia. Pada era 1970-an, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan pihak swasta untuk mengembangkan pelabuhan ini menjadi salah satu pelabuhan kontainer terbesar di Indonesia.

Biaya pembangunan infrastruktur tambahan seperti dermaga, gudang, terminal peti kemas, dan fasilitas pelengkap lainnya mencapai miliaran rupiah.

Pelabuhan Tanjung Emas juga mengalami pembaruan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Investasi dalam sistem bongkar muat modern, peralatan berat, dan teknologi informasi mendukung kegiatan operasional yang lebih efisien dan berdampak positif bagi perekonomian wilayah Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.

Sebagai salah satu pintu gerbang utama bagi arus barang dan ekspor-impor di Pulau Jawa, Pelabuhan Tanjung Emas berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Infrastruktur yang terus diperbarui dan perluasan fasilitasnya menjadikan pelabuhan ini sebagai pusat logistik vital bagi industri dan perdagangan di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Dengan sejarah yang kaya, fakta unik yang menarik, dan biaya pembangunan yang signifikan, Pelabuhan Tanjung Emas tetap menjadi salah satu aset berharga bagi perekonomian Indonesia.

Keberadaannya sebagai pintu gerbang maritim yang strategis telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan dan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya serta negara secara keseluruhan.***(Alif Agusta)

Rekomendasi