

inNalar.com – Cianjur Jawa Barat memiliki salah satu warisan alam yang diakui tertua di dunia yaitu Situs Gunung Padang di Cianjur Jawa Barat.
Menariknya Situs Gunung Padang Cianjur menjadi salah satu situs budaya sekaligus sejarah Indonesia yang pernah mendunia karena diangkat dalam film Netflix.
1. Situs Megalithikum Terbesar di Dunia
Situs Gunung Padang Cianjur memiliki luas 900m persegi yang berada di salah satu bukit daerah Cianjur Jawa Barat
Baca Juga: Mangkrak Selama 40 tahun, Stasiun Garut Ini Dijuluki Sebagai Stasiun Termegah di Jawa Barat
Batu-batuan vulkanik alami berbentuk persegi panjang dan tersusun bertingkat membentuk menyerupai piramida merupakan atau punden berundak menjadi ciri khas Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat.
Punden berundak pada Situs Gunung Padang Cianjur diklaim paling besar di Asia Tenggara bahkan di dunia.
2. Situs Tertua di Dunia
Hasil berbagai riset dari peneliti luar dan dalam negeri ditemukan fakta bahwa usia Situs Gunung Padang memiliki usia yang sudah sangat tua.
Baca Juga: Inilah Perguruan Silat Historis di Jawa Timur yang Ikut Mendirikan IPSI
Situs ini ditemukan pada 1914 dan masih dalam penelitian hingga saat ini.
Beberapa ahli sejarah mengatakan usia Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat mengalahkan Piramida Giza di Mesir.
3. Ukurannya 3x Lipat Lebih Besar dari Candi Borobudur
Dugaan kuat dari para peneliti yaitu di dalam Situs ini terdapat bangunan terpendam yang ukurannya lebih besar.
Salah satu peneliti dari Universitas indonesia mengatakan jika dilakukan penggalian Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat akan ditemukan bangunan 3x lipat lebih besar dari Borobudur yang hanya 1,5 hektar.
4. Menjadi Peradaban Teknologi paling Tinggi di Masanya
Peneliti mengungkaokan bahwa arsitektur bangunan Situs Megalithikum Gunung Padang Cianjur Jawa Barat memiliki teknologi sangat maju di zamannya.
Bisa dibayangkan sebuah bangunan yang dibangun diatas salah satu bukit di Cianjur Jawa Barat memiliki ketinggian 885 mdpl, bangunan tersebut dibangun menumpuk dan menyusun batu batuan besar bentu persegi hingga bertingkat yang rumit.
5. Batu-batu Kolom direkatkan dengan Semen Purba
Temuan semen purba yang digunakan sebagai perekat batu-batuan di Situs Gunung Padang Cianjur berasal dari campuran tanah liat, besi, dan silika.
Kadar besi dalam semen ini mencapai 45% melebihi kadar semen pada umumnya sekitar 3-4%.
Pada masa itu peneliti mengetahui bahwa peradaban di Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat sangat maju karena sudah mengetahui unsur besi dapat merekatkan batu.
Masih banyak fakta menarik dan misteri dari Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat yang mencuri perhatian berbagai pihak tidak hanya di Indonesia tapi hingga Dunia.*** (Melin Cahya Islachlaila)