

InNalar.com – Baru-baru ini terdapat desa di Bali yang berhasil meraih nominasi penghargaan sebagai desa wisata terbaik di dunia pada tahun 2023.
Namun sebelum itu, sebenarnya penghargaan seperti ini pun pernah diraih oleh desa lain, yang berada di provinsi Yogyakarta (Jogja).
Adapun kampung yang pernah meraihnya adalah Desa Nglanggeran yang tepatnya berada di Kecamatan Patuk, kabupaten Gunung Kidul.
Bagi orang yang berkunjung kemari, jangan heran jika ternyata satu desa ini justru menyimpan banyak wisata di dalamnya.
Bagaimana tidak, pada kampung yang berada di daerah Yogyakarta ini saja memiliki gunung, air terjun, kuliner dan banyak lagi.
Jika dioperasikan dengan baik, tentu tidak heran jika kampung ini mampu meraih penghargaan di dunia.
Luar biasanya, desa wisata Nglanggeran pernah meraih beberapa penghargaan di tiap tahun yang berbeda hingga 2021.
Penghargaan tersebut meliputi ASEAN Community Based Tourism (CBT) Award 2017, dan pada tahun 2018 berhasil masuk pada Top 100 Destinasi Berkelanjutan Dunia versi Global Green Destinations Days (GGDD).
Tidak berhenti disitu, karena pada Maret 2021 desa di Kab. Gunung Kidul ini juga memperoleh Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan oleh Kemenparekraf.
Hingga akhirnya pada akhir tahun 2021, kampung wisata ini berhasil meraih penghargaan sebagai desa wisata terbaik pada Best Tourism Village dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).
Dilansir InNalar.com dari setkab.go.id, penghargaan tersebut berhasil diraihnya setelah mengalahkan 44 desa yang berasal dari 32 negara di dunia.
Pesona yang dimiliki oleh desa di Jogja ini pun cukup beragam-ragam, sehingga para pengunjung dapat menikmati beberapa wisata yang berbeda sekaligus.
Salah satunya adalah Gunung Api Purba, yang pernah dijadikan lirik oleh penyanyi terkenal Didi Kempot.
Memiliki ketinggian 700 MDPL, pada puncak gunung ini nantinya para pengunjung dapat menikmati sun rise di pagi hari, hingga keindahan sunset di kala senja.
Meski perjalanan naik membutuhkan waktu sekitar 1 jam, namun saat berada di puncak, para pendaki nantinya dapat menikmati indahnya pemandangan Kab. Gunung Kidul dari atas puncaknya.
Masih ada pula wisata air terjun Kedung Kandang yang tercipta dari susunan batuan vulkanik yang berundak, dan berada di tengah terasering persawahan.
Menariknya air terjun ini akan mengalir deras atau tidaknya bergantung pada musim.
Karena itulah lokasi ini juga disebut sebagai air terjun musiman, karena air yang mengalir bisa sampai kering saat terjadi musim kemarau berkepanjangan.
Hal ini berbanding terbalik ketika musim hujan tiba, karena air terjun musiman itu justru akan mengalirkan airnya cukup deras.
Belum berhenti disitu, desa wisata Nglanggeran yang berada di Jogja ini juga memiliki Embung Nglanggeran seluas 0,34 hektar.
Tempat penampungan air ini dimanfaatkan oleh warga untuk pengairan kebun buah durian dan kelengkeng, dan justru jadi lokialokasi paling ramai dikunjungi.
Berjarak 1,5 Km dari Gunung Api Purba, lokasi ini merupakan wisata yang akses dan jalannya paling mudah dibandingkan objek yang lain.
Ada pula kampung pitu, Griya Cokelat, dan banyak lagi objek yang bisa dikunjungi di desa wisata Nglanggeran yang pernah meraih penghargaan desa wisata terbaik dunia pada tahun 2021.***