

inNalar.com –Siapa sangka Kalimantan Barat memiliki perkampungan melayu, untuk melihat kampung melayu tidak harus pergi ke negara tetangga Malaysia.
Kampung unik di Kalimantan Barat ini bikin pengunjung dari berbagai daerah meraya nyaman hingga betah berlama-lama di perkampungan tersebut.
Kampung melayu ini berada di Pontianak Kalimantan Barat yang memiliki nama asli Kampung Melayu Benua Melayu Laut atau memiliki singkatan BML.
Dari namanya saja pasti sudah dapat mengilustrasikan jika perkampungan tersebut berada di tepi laut, memang benar keberadaan kampung melayu ini berada di tepi sungai Kapuas yang terletak di pertengahan kota Pontianak.
Perkampungan melayu lebih lama ada sebelum kesultanan pontianak berada di Kalimantan Barat, bahkan di perkampungan melayu menyimpan banyak sejarah dan juga wisata yang banyak dijumpai di sana.
Ketika mengunjungi perkampungan melayu yang berada di Pontianak Kalimantan Barat tidak akan lengkap jika menyusuri sungai yang berada di tepi perkampungan tersebut.
Baca Juga: Biayanya Rp 165 Triliun! Riau Siap Bangun Jembatan Termahal Sekaligus Terpanjang di Dunia?
Bahkan sungai di yang berada di tepi kampung melayu tersebut sangatlah bersih dan juga luas sehingga anda akan menikmati keseruan dna juga menambah kesan serta pengalaman.
Tidak hanya itu bahkan ada penjual diatas perahu yang menyediakan berbagai macam jajanan tradisional dan juga minuman.
Seperti kopi dan juga teh tersedia di atas kapal, jadi para pengunjung dapat menyantap kudapan sambil mengitari sungai yang berada di tepi Kampung Melayu tersebut.
Baca Juga: Tidak Hanya Candi, Perahu Kuno Berusia 700 Tahun Berhasil Ditemukan di Jambi, Penasaran Dimana?
Tidak hanya itu saja bahkan para pengunjung juga bisa melakukan membatik dan belajar langsung teknik membatik di kampung melayu tersebut.
Memiliki beraneka ragam kegiatan yang bisa dilihat dan dicoba membuat para pengunjung dari berbagai daerah yang pergi kesanan tidak mau pulang dan ingin berlama-lama di kampung melayu tersebut.
Bahan menyulam juga bisa ditemukan di perkampungan melayu, ketika berada di perkampungan melayu jangan melewatkan untuk mencoba makanan yang satu ini yaitu Bingke.
Makanan ini merupakan makanan khas dari kampung melayu tersebut jadi jangan sampai kelewatan.
Untuk mengunjungi kampung melayu ini tidak membutuhkan waktu yang lama dan juga jarak yang termasuk dekat dari bandara internasional Supadio hanya membutuhkan waktu 30 menit saja.
Jarak yang ditempuh dari bandara tersebut ke kampung melayu hanya 16 km saja cukup dekat dan transportasi untuk pergi ke kampung tersebut juga memiliki kemudahan loh.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi