

InNalar.com – BAZNAZ Kabupaten Karanganyer mendapatkan penghargaan tingkat Jawa Tengah maupun pusat bangun kantor 2 lantai untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Sebelumnya, BAZNAZ Karanganyer sendiri tidak mempunyai kantor sendiri dan selalu berpindah-pindah.
Pembangunan kantor ini akan dipredikasi selesai dalam kurun waktu 6 bulan atau 180 hari kerja.
Pembangunan gedung ini dimulai pada Rabu, 26 Juni 2024 dengan peletakan batu pertama.
Sumber dana pembangunan kantor 2 lantai ini berasal dari APBD dengan kontaktor pelaksana.
Gedung BAZNAZ ini akan berdiri di lahan seluas 517 meter persegi.
Baznas Karanganyar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah.
Pembangunan ini bukan hanya sekadar peningkatan infrastruktur, tetapi juga langkah strategis untuk mendukung visi dan misi Baznas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan kantor baru ini mampu menjadi pusat kegiatan yang efisien dan efektif dalam mendistribusikan dana zakat secara transparan dan tepat sasaran.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat menunjang segala aktivitas dan mempermudah layanan kepada masyarakat.
BAZNAZ Kabupaten Karanganyer sendiri memiliki visi terjauh di tahun 2026, yaitu menjadi Lembaga Utama Dalam Menyejahterakan Ummat.
Adapun misi yang akan mengantarkan kantor ini menuju goal dua tahun mendatang adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Hasil Pemekaran Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Kota Ini Dijuluki Sebagai Kota Petro Dollar
Pertama, BAZNAZ Kabupaten Karanganyar akan dibentuk sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang modern dan berwenang dalam pengelolaan zakat. Upaya pengumpulan zakat, infak, dan sedekah akan dilakukan secara masif dan terukur.
Kedua, pendistribusian dan penggunaan dana zakat akan difokuskan untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Profesionalisme amil zakat akan ditingkatkan secara berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan yang efektif.
Ketiga, pengelolaan zakat juga akan dimodernisasi melalui digitalisasi dan penggunaan data yang akurat. Sistem perencanaan, pengendalian, pelaporan, dan akuntabilitas akan diperkuat untuk menjamin transparansi.
Keempat, kemitraan antara muzakki dan mustahik akan dibangun dengan semangat saling bantu. Sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan akan ditingkatkan untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih baik.
Pembangunan kantor baru BAZNAZ Karanganyar yang menghabiskan biaya Rp1,8 miliar bukan hanya sekadar bangunan fisik.
Namun juga simbol komitmen mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan visi yang kuat untuk menjadi lembaga zakat terdepan dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah, serta misi untuk menyalurkan dana secara transparan dan tepat sasaran.
Baca Juga: Menjulang 126 Meter! Megaproyek Ambisius Ponorogo Rp85 Miliar Diproyeksi Beres 2024, Ini Progresnya
BAZNAZ Karanganyar terus berupaya menghadirkan inovasi dan solusi untuk kesejahteraan umat.
Diharapkan, kehadiran kantor baru ini dapat semakin memperkuat peran BAZNAZ dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Karanganyar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi