

inNalar.com – Mempercantik dan merawat diri merupakan satu tindakan penting yang harus dilakukan para wanita agar dirinya tetap nampak mempesona. Salah satu yang dilakukan untuk menjaga untuk terlihat tetap cantik adalah menjaga pola hidup yang sehat.
Akan tetapi tidak hanya menjaga pola makan dengan hidup yang sehat. Perawatan dari luar tubuh juga diperlukan agar wanita bisa tetap terlihat cantik.
Skincare merupakan satu perawatan dari luar tubuh yang diperlukan agar wanita tetap terlihat glowing. Namun terkadang ada ketidak cocokan saat wanita menggunakan skicare merk ini dan itu. Berikut Dokter Richard Lee memberikan tips saat kulit wajah terasa tidak cocok menggunakan skincare.
Baca Juga: Peter Bosz Dikonfirmasi Sebagai Pelatih Baru PSV Pasca Ruud van Nistelrooy Mengundurkan Diri
Secara umu, skincare adalah serangkaian perawatan kulit yang dilakukan menggunakan macam produk untuk menjaga kesehatan dan membuat kulit wajah tetap cantik.
Meskipun begitu, dengan semakin maraknya merk skincare terkadang bisa juga membuat kulit wajah wanita justru jadi beruntusan, kulit kusam, timbul jerawat dan lain-lain. Lalu bagaimana mengatasi hal tersebut?
Menurut Dokter Richard Lee, ia berpendapat jika ccok atau merasa tidak cocoknya bisa berasal dari hidrokuinon atau dari produk skincare yang menggunakan mercuri. Dari hal itu bisa nampak glow up, bahkan menjadi putih bersih.
Baca Juga: 7 Link Twibbon Untuk Peringati 14 Juni Sebagai Hari Donorr Darah Sedunia
Sedangkan ketika berhenti menggunakannya, kulit justru bisa menjadi kusam. Dan jika menggunakan skicare BPOM akhirnya menjadi tidak cocok. Nah hal tersebut sebenarnya karena ada ketergantungan dengan skincare.
Jadi bicara cocok atau tidak cocok, sebenarnya itu lebih ke arah sesuai atau tidak seusai. Adapun jika merasa tidak sesuai, berikut cara mengatasinya menurut Dokter Richard Lee:
1. Jika Kulit terasa panas hingga berwarna kemerahan
Jika sudah menggunakan skincare BPOM namun tetap muncul tanda-tanda tersebut, hal tersebut terdapat alasannya. Bisa terjadi karena Vitamin A atau AHA yang terlalu tinggi, atau karena tipisnya kulit wajah.
Untuk mengatasi hal tersebut, kurangi dosis pemakaiannya. Selain itu juga harus mengurangi pemakaiannya yang sesuai.
2. Membuat Kulit Jadi Berminyak
Jika setelah menggunakan skicare kulit menjadi berminyak, ada baiknya untuk mengkonsultasikannya pada dokter terlebih dahulu. Karena dokter akan bisa menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan kulit wajah.
3. Membuat Kulit Menjadi Gatal
Jika yang dirasakan hanyalah kulit menjadi sedikit gatal, maka bisa saja dengan cara mengurangi dosis pemakaiannya. Namun Jika rasa gatal tersebut berkelanjutan, maka lebih baik konsultasikan ke dokter.
4. Wajah Menjadi Beruntusan Dan Muncul Jerawat
Jika setelah menggunakan skicare produk tersebut justru membuat kulit menjadi beruntusan dan muncul jerawat, lebih baik hentikan pemakaian skicare tersebut atau menggantinya dengan prodak skincare lain.
5. Tidak Memberikan Hasil Meski Pemakaiannya Rutin
Meskipun pemakaian skincare tersebut telah rutin, akan tetapi tidak ada perubahan pada kulit, lebih baik mengganti dengan skincare yang lebih sesuai dengan kulit.
Nah itulah tanda dan tindakan yang harus dilakukan jika terdapat ketidak cocokan atau ketidak sesuaian pada skincare. Jadi setelah mengetahui ini lebih baik cari prodak skincare BPOM atau mencari yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
*** Alma Malik Dewantara
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi