

inNalar.com – Proyek pembangunan Bendungan Keureuto di Aceh Utara dikabarkan macet tersendat-sendat.
Penyebab dari tersendatnya proyek bendungan yang dikerjakan di Aceh Utara tersebut sendiri adalah akibat kelalaian balai yang memilih rekanan yang tidak profesional.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Anggota DPRA Dapil Aceh V, Tantawi S.IP dalam sebuah diskusi yang diselengarakan pada tanggal 26 September 2023 lalu.
Akibat dari tersendatnya proyek Bendungan Keureuto, masyarakat di Aceh Utara pun merasa dirugikan sekali.
Hal tersebut dikarenakan, pertanian masyarakat menjadi tidak efektif akibat banjir yang diakibatkan oleh proyek di Aceh Utara tersebut.
Menurut laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sendiri menyebut bahwa seharusnya proyek bendungan di Aceh Utara tersebut mampu mereduksi banjir sekitar 30,39 juta meter kubik.
Selain itu, proyek tersebut juga sebenarnya dirancang untuk mengurangi debit banjir di Aceh Utara sampai periode ulang 50 tahun.
Tidak sampai disitu, proyek yang telah masuk dalam kategori PSN tersebut juga sebenarnya telah ditargetkan sebagai penyedia air irigasi.
Namun, rencana-rencana tersebut hingga kini ternyata malah masih angan-angan yang belum tercapai.
Baca Juga: Dikira Perkampungan, Punden Berundak di Kebumen Jawa Tengah Ini Ternyata Pemakaman Suku Jawa Kuno?
Proyek Bendungan Keureuto seharusnya selesai dalam kurun waktu 5 tahun.
Namun, karena berbagai polemik yang terjadi, hingga 9 tahun pembangunan, proyek yang telah diidam-idamkan mampu mmembantu perekonomian masyarakat Aceh Utara tersebut malah berbalik merugikan.
Naasnya, hingga 9 tahun pembangunan, proyek bendungan yang dikerjakan di Aceh Utara tersebut belum tuntas.
Pembangunan Bendungan Keureuto di Aceh Utara sendiri ternyata telah dikerjakan sejak tahun 2015 lalu.
Pembangunan bendungan tersebut kabarnya juga telah menelan anggaran sebesar Rp 2,68 triliun, yang diambilkan langsung dari biaya APBN.
Harapan dari seluruh pihak adalah, agar Pemerintah Pusat segera mengambil tindakan terkait pelaksanaan proyek bendungan yang mandek di Aceh Utara tersebut.
Sehingga, masyarakat Aceh Utara tidak merasa dirugikan lagi.
Itulah sekilas informasi terkiat proyek bendungan di Aceh Utara.***