Rudiger Terlibat Adu Mulut dengan Seorang Petugas usai Laga Melawan Kosta Rika, Sudah Kalah Mau Ngajak Ribut!


inNalar.com – 
Bek Jerman Antonio Rudiger diduga terlibat keributan dengan anggota sukarelawan FIFA setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2022.

Die Mannschaft berhasil mengalahkan Kosta Rika 4-2 dalam pertandingan terakhir mereka di Grup E, tetapi kemenangan itu tak berarti banyak setelah Jepang berhasil menaklukan Spanyol pada 2 Desember kamarin.

Hansi Flick telah berjuang keras membawa Jerman untuk naik ke posisi kedua, tetapi kekalahan La Roja mengakibatkan mereka finis ketiga di grup karena selisih gol.

Baca Juga: Jadwal Tayang Reborn Rich Episode 7 Sub Indo dan Link Nonton Bukan Dramaqu: Song Joong Ki vs Pimpinan Jin

Saat menuju lorong pemain setelah menang atas Kosta Rika, terdapat ketegangan antara Rudiger dengan seorang petugas.

Bek Real Madrid itu didekati oleh seorang remaja sukarelawan yang diduga meneriakinya dengan kata kasar.

Rudiger menghentikan langkahnya dan beradu mulut dengan remaja tersebut.

Baca Juga: Tampil Buruk di Piala Dunia 2022, Hansi Flick Bakal Kaget Kalau Posisinya di Jerman Digeser oleh Pelatih Ini!

“Apa yang baru saja kamu katakan? Pergi dari sini?,” kata pemain 29 tahun tersebut.

“Dasar orang bodoh!,” tegasnya sembari meninggalkan remaja tersebut.

Tersingkirnya Jerman diperparah dengan laga Samurai Blues yang berhasil mengalahkan Spanyol di pertandingan lainnya.

Baca Juga: Happy Asmara Beberkan Alasan Putus dengan Denny Caknan: Yang Kita Cintai Itu Manusianya Bukan…

Gol kemenangan Ao Tanaka di menit ke-51 dicetak dengan cara yang kontroversial karena tampaknya bola telah keluar dari permainan saat melakukan build-up.

FIFA dengan tegas merilis gambar yang menunjukkan bahwa bola belum sepenuhnya melewati garis, ini semakin menambah kegelisahan bagi skuad Die Mannschaft.

Rudiger saat diwawancarai oleh awak media mengatakan bahwa Jerman harus kembali membangun dari awal.

Baca Juga: Nonton Anime My Hero Academia Episode 10 Sub Indo Gratis, Spoiler: Deku Murka, Bakugo Terancam Mati?

“Kami harus memulai lembaran baru lagi dan itu kenyataan pahitnya,” kata Rudiger.

“Banyak bakat, semuanya bagus. Tapi ada faktor lain juga seperti keserakahan, ini yang harus kami bersihkan. Intinya Kami adalah tim yang sangat, sangat bagus,” tambahnya.

Flick menyesalkan penampilan timnya di Piala Dunia 2022 di Qatar, dia menyalahkan kesalahan individu dan kurangnya waktu untuk membentuk timnya.

Baca Juga: Chainsaw Man Episode 9 Sub Indo Kapan Rilis? Jadwal Tayang dan Sinopsis di Sini: Divisi 4 Ditinggal Himeno

“Ada banyak kesalahan antar pemain dan itu membuat saya sangat kesal. Babak pertama membuat saya sangat geram dan saya memberi tahu tim bahwa saya marah,” tegas Flick.

“Saat lawan Spanyol kami bermain dengan sangat baik, kami memiliki pertahanan yang kompak. Anda harus melatih pola yang berbeda dan kami tidak punya banyak waktu,” tambah pelatih 57 tahun itu.

Flick mencatatkan 12 kemenangan, enam hasil imbang dan dua kekalahan dalam 20 pertandingan terakhirnya sejak ditunjuk sebagai manajer timnas Jerman pada Agustus 2021 lalu.

Baca Juga: Khutbah Jumat: Menjaga Alam dan Lingkungan, Merawat Masa Depan, Sesuai dengan Ajaran Agama Islam

Penggemar timnas Jerman merasa terkejut usai tim yang didukungnya itu telah tersingkir kedua kali berturut-turut dari Piala Dunia dan akan membuat tekanan semakin besar di kursi kepelatihan Die Mannschaft.***

 

Rekomendasi