

inNalar.com – Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mengupayakan pemerintah tanah air untuk evaluasi WNI yang terdampak serangan udara Israel.
“Kita sedang usahakan evakuasi WNI di Jalur Gaza,” ucap Prabowo Subianto pada Senin (9/10/23).
Prabowo Subianto juga menuturkan bahwa pemerintah akan tetap mengikuti perkembangan situasi yang sedang berlangsung di Gaza, Palestna.
Termasuk area Rumah Sakit Indonesia yang dijadikan target oleh rudal Israel.
Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa akan terus ikuti perkembangan situasi di Jalur Gaza.
Sebelum itu, Menhan RI juga sudah melakukan rapat kabinet terbatas terkait konflik yang sedang terjadi antara Palestina dengan Israel.
Baca Juga: UPDATE! Hamas Umumkan akan Mulai Eksekusi Sandera Warga Israel dan Menyebarkan Bukti Video Online
Afriansyah Noor selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa, Prabowo Subianto tidak dapat hadir dalam acara perayaan maulid karena harus memimpin rapat tersebut.
Serangan rudal Israel yang menargetkan Rumah Sakit Indonesia bahkan menewaskan seorang petugas medis.
Tidak hanya itu, tindakan tersebut juga menyebabkan banyak korban yang mengalami luka-luka.
Baca Juga: UPDATE: Hamas Tumbangkan 2 Komandan Militer Elit Israel dan Perang Terus Berlanjut
Alat-alat penting di dalam rumah sakit juga ikut rusak.
RS Indonesia di Jalur Gaza sendiri sudah beroperasi sejak bulan Desember tahun 2015 lalu.
Seluruh pembangunannya sendiri memakai dana bantuan dari masyarakat tanah air.
Adapun fasilitas kesehatan ini mampu menampung kapasitas sebanyak 110 tempat tidur. Baik itu ICU, gawat darurat, ruang operasi, hingga rawat inap.
Serangan Israel juga terus berlanjut menargetkan fasilitas militer dan sipil pada beberapa lokasi.
Rudal yang diluncurkan Israel bahkan menghantam area pemukiman tanpa adanya peringatan terlebih dahulu.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi