Rhoma Irama Persoalkan Celana di Bawah Mata Kaki Buat Masuk Neraka, Begini Penjelasan Gus Baha

inNalar.com – Gus Baha sudah lama mejelaskan terkait penggunaan akal dalam Islam, berbeda dengan Rhoma Irama yang baru-baru ini mempersoalkan larangan celana di bawah mata kaki.

Rhoma Irama menyebutkan apakah masuk akal celana di bawah mata kaki bisa membuat orang masuk neraka?, Gus Baha sebenarnya bukan menanggapi hal yang disoal oleh Si Raja Dangdut.

Namun Gus Baha berbicara terkait penggunaan akal dalam agama Islam secara umum. Terkait Rhoma Irama yang menyinggung logika celana di bawah mata kaki mengantarkan ke neraka akhirnya viral.

Baca Juga: Jelang Fulham vs Manchester United di Liga Inggris, Berbatov: Jangan Remehkan The Cottagers, Terutama Mitrovic

Banyak orang kemudian menyebut kata khas dari Rhoma Irama yaitu terlalu. Untuk memahami posisi akal dalam agama Islam, maka penjelasan Gus Baha penting untuk disimak dengan baik.

Menurut Gus Baha, semua ulama sepakat bahwa akal itu dipaksa untuk menerima kebenaran, murid dari KH Maemoen Zuber itu pun memberikan kisah lucu penuh hikmah terkat posisi logika dalam Islam.

“Akal itu dipaksa untuk menerima kebenaran,” terang Gus Baha sebagaimana dikutip inNalar.com dari video yang diunggah oleh kanal YouTube Santreh Kopengan pada 4 Januari 2021.

Baca Juga: Jadwal Sinetron Tajwid Cinta di SCTV Hari Ini, Tante Nadia Terus Berusaha Menyingkirkan Syifa dari Alina

“Saya pernah ditanya seorang doktor, dia tanya begini, Paka Baha zina itu kan enak kenapa haram?, lalu tidak enaknya zina dimana, terus dia saya tantang, andaikan zina wajib kamu bingung,” ujra Gus Baha.

Murid dari KH Maemoen Zuber itu pun mengisahkan bahwa dirinya lalu bertanya kepada sag doktor, apakah bapak yang bertanya setelah melakukan zina bisa melakukannya kembali, maka dijawablah tidak.

Baca Juga: Peringatan Hari Brigade Mobil Setiap Tanggal 14 November, Simak Sejarah Cikal Bakal Hari Brimob

Gus Baha lalu mengisahkan bahwa sang doktor yang bertanya itu pun berfikir dan membenarkan logika disampaikan, jika zina diwajibkan dan orang-orang melakukan dengan susah payah, harus mengumpulkan uang serta lain-lainnya untuk memesan.

Baca Juga: 5 Ucapan Hari Guru Nasional yang Menyentuh Hati, Bisa Diucapkan untuk Wali Kelas

Tentu zina bila diwajibkan akan sangat berat sekali, Gus Baha kemudian memberikan contoh lain, yaitu haramnya mencuri, menurutnya ini enak karena bila diwajibkan lalu yang melakukan dipukuli orang, tentu tidak nikmat sekali.

“Sama, jadi perlu membuat argumentasi agama itu penting, selama ini ada kesolehan-kesolehan amatir, itu yang saya kritik, kesolehan apa?, amatir. Misalnya begini, Islam itu repot,” ujar Gus Baha.

Murid KH Maemoen Zuber itu pun melanjutkan penjelasan bahwa repot maksudnya banyak hal dilarang, jika dibolehkan semua akan terasa enak, pertanyaanya adalah ketiak seluruhnya dihalalkan apakah lembaga maksiat tidak ada aturan?.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Guru Nasional, Gunakan untuk Bingkai Foto dan Status WA, FB, IG pada 25 November 2022

Gus Baha mengatakan sebenarnya ada aturan ketat juga di ranah yang diharamkan, namun banyak tidak disadari, misalnya aturan khamr enak harus mahal harganya, ini sama-sama pengekangan.

Namun kebanyakan tidak mempersoalkan aturan yang ada dalam maksiat, sebaliknya pada hal kebenaran atau ibadah dipertanyakan, Gus Baha selanjutnya melanjutkan ceramah terkait hal lain.

Itulah sedikit penjelasan Gus Baha terkait akal yang bisa menjadi pencerahan bagi umat Islam, soal Rhoma Irama pertanyakan logisnya celana di bawah mata kaki bisa masuk neraka, bisa ditarik kesimpulan masing-masing.***

Rekomendasi