

InNalar.com – Indonesia menjadi salah satu negara yang secara tegas mendukung Palestina, sekaligus mengecam tindakan Israel.
Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri saat mengikuti Sidang PBB di New York, juga turut meresopon tragedi di Palestina.
Bahkan, Retno Marsudi ini juga memberikan usulan formula untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Palestina, sebagaimana dikutip dari Instagram pribadinya.
Adapun, formula yang dijabarkan Retno Marsudi merespon konflik Palestina-Israel ialah sebagai berikut.
Pertama, menghentikan agresi untuk mencegah bertambahnya korban sipil.
Kedua, memberi kepastian akses bantuan kemanusiaan dan perlindungan warga sipil.
Ketiga, Tolak pemindahan secara paksa warga Gaza.
Keempat, Mewujudkan Two-State Solution.
Sebelumnya, dalam penyampaian pidatonya. Retno marsudi bahkan tidak hanya berbicara sebagai seorang Menlu.
Baca Juga: Bakal Hanguskan Rp18 Miliar, Pemkab Pamekasan Madura Jawa Timur Segera Buat Kawasan Industri Khusus
Tetapi juga sebagai seorang perempuan, ibu, nenek serta berdiri untuk membela keadilan dan kemanusiaan.
Diketahui Kementrian Luar Negeri Indonesia (Kemenlu), sejak awal terjadinya peperangan Hamas dengan Israel sudah memberikan respondan menyatakan keprihatinannya akan konflik tersebut.
Bahkan, sedari awal pihak Kemenlu meminta agar aksi kekerasan tersebut segera dihentikan untuk menghindari bertambahnya korban.
Hingga saat ini, Kemenlu juga terus berupaya untuk melakukan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang di Gaza, sesuai dengan aturan Internasional.
Melansir Instagram @jokowi, Presiden Indonesia juga secara tegas mengakatan kejadian ironis di Gaza tidak bisa diterima dan harus dihentikan secepatnya.
Tidak hanya itu, Indonesia juga turut membantu logistik masyarakat Gaza di Palestina, diantaranya mengirim pasokan makanan hingga alat kesehatan.
Pada 4 November 2023 kemarin, Presiden Jokowi melepas bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Banhkan, bantuan tersebut memiliki berat 51,5 ton.
Adapun, pemberian bantuan tersebut masih pada tahap pertama, yang berasal dari sumbangan masyarakat, pengusaha, hingga pemerintah.
Sementara itu, untuk pemberian bantuan tahap selanjutnya pemerintah Indonesia sendiri masih mempersiapkan.
Pemberian bantuan tersebut, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Indonesia atas peristiwa yang dialami warga Gaza.
Diketahui, jumlah korban warga Gaza yang tewas karena serangan Israel mencapai 9.770 jiwa, mulai dari dewasa hingga anak-anak.
Konflik antara Israel dan Hamas ini juga sudah mulai meluas, yang menyebabkan kelompok-kelompok lain mengikuti peperangan.
Mulai dari Kelompok Hizbullah dari Libanon, dan terbaru ada Kelompok Houthi dari Yaman yang turut bertempur dengan Israel. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi