Respon Datar Polda DI Yogyakarta Tanggapi Kasus Polisi Tembak Pemuda Pakai Senjata Laras Panjang


inNalar.com – Reaksi mengejutkan datang dari pihak Polda Yogyakarta ketika kasus oknum polisi tembak Aldi Apriyanto seorang pemuda yang meregang nyawa saat pentas musik di acara bersih dusun.

Sebelumnya telah heboh di media sosial memperlihatkan oknum polisi secara tak sengaja tembak Aldi Apriyanto yang turut dalam kericuhan acara pentas musik tersebut.

Jenazah dari Aldi Apriyanto sendiri diketahui sudah disemayamkan pagi tadi, namun akibat peristiwa tragis ini banyak yang meminta pertanggungjawaban dari oknum polisi tersebut.

Baca Juga: Usai Habib Bahar Ditembak Secara Misterius, Pihak Keluarga Amankan Bukti Kuat Ini

Hingga pada akhirnya pihak Polda Yogyakarta turut buka suara atas kasus ini, melalui video yang diunggah akun @andreli_48 terlihat jika ada perwakilan yang memberi klarifikasi.

Terlihat dalam video tersebut, AKBP Verena Sri Wahyuningsih selaku Kasubbid pengmas Polda DIY mengucapkan duka cita kepada korban.

“Kami Polda DIY mengucapkan turut berduka cita atas kejadian yang menimpa Aldi Apriyanto,” ucap Verena dengan jelas.

Baca Juga: Habib Bahar Ditembak Oknum Tak Dikenal, Ustadz Adi Hidaya Memperingatkant: Daging Ulama Itu Beracun!

Lebih lanjut, Verena menjelaskan kronologi peristiwa tragis yang menimpa Aldi tersebut mulai awal pentas hingga terjadinya penembakan.

Verena mengatakan jika pentas musik tersebut dimulai sekitar pukul 20.30 WIB pada 14 Mei 2023 di Padukuhan Wuni Nglindur Girisubo Gunungkidul.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB mulai adanya keributan antar penonton pentas musik tersebut.

Baca Juga: Dorr! Pemuda di Gunungkidul Tewas Buntut Tembakan Senjata Laras Panjang Oknum Polisi

Hingga akhirnya pukul 23.00 WIB terdengarlah suara ledakan api yang ternyata disandang oleh Briptu MK.

Ledakan api tersebut mengenai Aldi dan menyebabkan pemuda tersebut harus meninggal dunia.

Kecerobohan dari Briptu MK tersebut jelas menyebabkan nyawa Aldi hilang sehingga banyak yang menyoroti dari sisi hukum.

Baca Juga: 2 Gol dan 1 Assist Gundogan Berkat Kecerdasan Melihat Ruang, Man City Butuh 1 Kemenangan Menuju Kampiun!

Kendati demikian dalam video klarifikasi tersebut, Verena juga turut menyinggung soal sanksi yang masih menggantung.

“Untuk saat ini kasus ditangani Polda DIY baik itu penegakan hukum secara internal maupun pidana umum,” tutur Verena saat menjelaskan dalam video klarifikasi tersebut.

Pastinya kasus semacam ini tidak boleh dianggap remeh dan layak mendapatkan penanganan hukum lebih serius atas keteledoran pelaku. ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]