

inNalar.com – Khofifah merupakan mantan Gubernur Jawa Timur periode 2019 hingga 2024 lalu.
Baru-baru ini, Khofifah secara resmi diusung oleh parta Golkar untuk maju di pilihan gubernur Jawa Timur.
Partai Golkar sendiri telah menyerahkan surat rekomendasi maju di pilgub Jatim 2023 kepada mantan Gubernur tersebut.
Surat rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketum partai Golkar yakni Airlangga Hartarto di rumah dinasnya.
Nantinya, Khofifah akan berpasangan kembali dengan Emil Dardak yang juga menjadi wakilnya di periode lalu.
Setelah resmi diusung oleh partai yang identik dengan warna kuning tersebut, wanita berusia 59 tahun tersebut menyinggung soal IKN.
Ia mengatakan bahwa peran Jawa Timur nantinya akan signifikan jika status ibu kota resmi pindah ke Ibu Kota Nusantara atau IKN.
“… peran Jawa Timur akan menjadi lebih signifikan bagi konstelasi pembangunan di Indonesia.” ucap Khofifah.
“Jawa Timur adalah ‘center of gravity” lanjut mantan Gubernur Jatim tersebut.
Bahkan, wanita berusia 59 tahun tersebut juga berkelakar bahwa ibu kota secara de facto berada di Jawa Timur.
Oleh karena itu, mantan gubernur Jatim periode 2019-2024 tersebut juga menyampaikan bahwa dirinya bersama bakal calon gubernur Emil Dardak siap untuk menjalankan mandat.
Mereka juga siap mengemban tugas usai mendapatkan dukungan dari partai politik.
Disisi lain, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa tujuan partainya mengusung Khofifah-Emil karena ingin kemajuan Jatim kembali dilanjutkan oleh mereka.
Pemilihan Kepala Daerah serentak ini akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang.
Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 sebanyak 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.***