

inNalar.com – Berikut adalah resep pindang patin yang merupakan makanan khas Palembang lengkap dengan cara membuatnya.
Sejauh ini, banyak resep pindang patin yang ada di sekitar kita, hal ini dikarenakan resep pindang di setiap daerah dapat berbeda beda.
Namun ini merupakan resep pindang patin yang mudah untuk dibuat.
Baca Juga: Intip 5 Zodiak yang Cocok menjadi Pasangan Aquarius, di Antaranya Ada Libra dan Gemini
Proses masaknya yang mudah dibuat, makanan khas Palembang ini juga merupakan makanan sehari-hari yang nikmat disantap dengan nasi hangat.
Biasanya orang menikmati makanan khas Palembang ini dengan dipadukan dengan beberapa jenis lalapan seperti timun, terong, selada, daun suring dan pete.
Selain lalapan, makanan khas Palembang ini tak lupa juga menambahkan sambal terasi dadakan yang dapat dicampur dengan tempoyak, nanas ataupun mangga.
Baca Juga: Gempar, Jungkook BTS akan Tampil di Pembukaan Piala Dunia FIFA 2022 Qatar, Bikin Army Bangga!
Seperti yang diketahui, resep pindang patin ini juga dapat dibuat menjadi seruit.
Seruit merupakan campuran antara ikan pindang yang disatukan dengan sambal dan beberapa lalapan.
Biasanya seruit diaduk menggunakan tangan dan dimakan bersama-sama dengan anggota keluarga.
Berikut adalah resep pindang patin yang bisa dicoba.
Bahan :
Baca Juga: Brimob Sebentar Lagi Rayakan HUT ke-77, Yuk Lihat Peran dan Tugasnya untuk Menjaga Indonesia
Bahan tambahan :
Cara membuat:
Baca Juga: Jungkook BTS akan Isi Soundtrack Piala Dunia Qatar 2022 dan Tampil di Upacara Pembukaan Piala Dunia!
Baca Juga: Taqy Malik Terseret Kasus Investasi Bodong Robot Trading Net 89, Sunan Kalijaga: Harus Siap-Siap!
Penambahan nanas dan daun kemangi dapat membantu menyamarkan bau khas ikan.
Selain itu dapat menambah rasa manis dan asam pada pindang, hal ini dapat menambah cita rasa yang ada di pindang tersebut. Bagaimana dengan penggunaan ikan lain?
Penggunaan ikan lain menggunakan resep pindang patin ini juga dapat dilakukan.
Contoh jenis ikan yang banyak dikonsumsi untuk memasak pindang ialah ikan air tawar, ikan sungai dan ikan laut.
Namun yang paling sering digunakan adalah ikan sungai, seperti ikan baung.
Rupa ikan baung dan ikan patin sebenarnya mirip, hanya saja ikan baung memiliki tekstur daging yang lebih kenyal dibandingkan teksstur ikan patin.***