Rempah Alami Ini Ampuh Menyembuhkan Diabetes Melitus, Bahannya Sering Ada di Dapur


inNalar.com
– Penyakit diabetes melitus dapat disembuhkan dengan rempah alami yang satu ini.

Penyakit diabetes melitus disebabkan oleh tingginya Aksa gula darah dalam tubuh manusia.

Lantas penyakit diabetes melitus pun dapat menyerang segala umur, mulai dari balita, remaja, orang dewasa, hingga lansia.

Baca Juga: Awas! WHO dan Kemenkes RI Sebut Kasus Diabetes Melitus pada Anak Meningkat Tajam, Ini Penyebab dan Gejalanya

Tentu risiko terkena penyakit diabetes melitus menjadi tinggi apabila seseorang tidak mengontrol pola makan mereka.

Apalagi makanan yang dikonsumsi sehari hari mengandung kadar gula darah yang tinggi.

Seperti makanan yang tinggi karbohidrat, minuman alkohol, daging olahan, dan minuman berenergi.

Baca Juga: Sejarah Singkat Munculnya NII di Indonesia, Kelompok Radikal yang Diduga Berafiliasi dengan Panji Gumilang

Seseorang yang didiagnosa terkena diabetes melitus akan mengalami gejala seperti luka pada kaki dan pembengkakan pada beberapa area tubuh.

Apabila penyakit diabetes  melitustidak segera diatasi, maka risiko kematian pasien tersebut akan sangat tinggi.

Mengenai sebuah langkah penyembuhan diabetes melitus, pasien diabetes kini dapat menurunkan kadar gula darah mereka dengan rempah kayu manis.

Baca Juga: Benarkah Bernyanyi Bisa Turunkan Gula Darah dan Sembuhkan Diabetes Melitus? Ini Kata dr. Hans Tandra

Kayu manis telah dibuktikan dapat menurunkan resistensi insulin, menurunkan glukosa setelah makan, dan mengurangi lemak dalam darah.

Dengan efek tersebut, kayu manis dapat meminimalisir setidaknya luka yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes melitus.

Cara mengonsumsi kayu manis, masyarakat umum dan pasien diabetes melitus khususnya dapat mencampurkan kayu manis pada minuman.

Misalnya mencampurkan kayu manis pada segelas teh atau olah minuman lainnya.

Selain itu, mencampurkan kayu manis sebagai bumbu makanan juga telah banyak diaplikasikan masyarakat sebagai resep.

Dengan mengonsumsi kayu manis sebanyak 1-6 gram sehari dapat menjaga kadar gula darah manusia agar tidak terlalu tinggi. *** (Rifqi Putra Kurnia Haq)

Rekomendasi