Rela Habiskan Rp2,2 Triliun Guna Bangun Flyover di Sumatera Barat, Terungkap Alasan Tak Terduga dari Pemerintah


InNalar.com –
Kini Sumatera Barat (Sumbar) akan memiliki jembatan atau flyover baru.

Tepatnya, infrastruktur tersebut akan dibangun di jalan lintas Lubuk Selasih–Batas Kota Padang, Sumatera Barat.

Perlu diketahui, jalur tersebut merupakan jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Solok.

Baca Juga: Dibekingi Dana Investasi Rp72,45 Triliun, Proyek Penghasil Gas Bumi Terbesar di Indonesia Ini Resmi Selesai, Lokasinya Dimana?

Sebenarnya tujuan infrastruktur ini dibangun juga berfungsi agar dapat mengurangi resiko kecelakaan di tempat tersebut.

Bagi yang kurang mengetahuinya, lokasi di tempat tersebut yang tepatnya di kawasan Sitinjau Lauik adalah rute tanjakan ekstrem.

Walau disebut dengan jalan nasional dan memiliki jalur yang lebar, sayangnya tidak semua kendaraan dapat melintas di jalur tersebut dengan mudah.

Baca Juga: Sudah Keruk APBN Rp2,04 Triliun, Tapi Progres Bendungan di Ciamis Jawa Barat Ini Sulit Capai Target Rampung 2023, Begini Penyebabnya

Contohnya seperti kendaraan berat saat ingin melintas, maka ia harus mengambil sisi terluar jalan agar mendapatkan momentum untuk menanjak karena sisi luar cukup landai.

Maka dari itulah dengan dibangunnya infrastruktur yang disebut dengan flyover Sitinjau Lauik, maka diharapkan mampu mengurangi sulitnya kendaraan dalam melintas di jalan nasional tersebut.

Ditambah lagi, jalan nasional itu juga cukup berbahaya karena terdapat tikungan ekstrem yang berada di pinggir jurang.

Baca Juga: Gunakan Lahan Seluas 3,4 ha, Pasar Terbesar se-Indonesia Ini Dibangun di Jawa Timur Berkat Dana APBN Fantastis Sejumlah…

Bahkan pernah ada pula lembaga yang menyarankan agar jalan nasional penghubung kota Padang dengan kota Solok itu ditutup.

Bagaimana tidak, hal ini dikarenakan tiap minggunya diketahui terdapat 2 atau tiga kali kecelakaan yang terjadi di jalur tersebut.

Sebab itulah maka alasan pemerintah melalui KPBU akan membangun jembatan layang di Sumatera Barat, walau sampai harus memberikan triliunan rupiah.

Baca Juga: Tunda Bayar Utang, Emiten Konstruksi BUMN Ini Pilih Fokus Garap Proyek IKN Rp4,3 Triliun Meski Sahamnya Digembok BEI

Dilansir InNalar.com dari PUPR, jumlah investasi yang harus dikucurkan untuk membangun flyover ini yaitu sebesar Rp2,824 triliun.

Sementara untuk panjangnya sendiri, jembatan layang ini akan memiliki panjang 2,781 km.

Sebagai tambahan, sebenarnya warga di Padang juga menunggu dan berharap adanya infrastruktur ini, karena bisa menggerakan roda ekonomi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Telan Biaya Rp101 Miliar, Revitalisasi Jembatan Legendaris Kota Bogor di Jawa Barat Selesai, Diklaim Mampu Bertahan 100 Tahun

Karena dengan adanya jalan layang Sitinjau tersebut, maka akan membuat akses kendaraan logistik akan semakin mudah.

Sedangkan untuk groundbreaking pada infrastruktur yang berada di Padang tersebut, sebelumnya telah dilakukan pada tanggal 19 Desember 2023. ***

 

Rekomendasi