

inNalar.com – Indonesia yang merupakan negara beriklim tropis akhir-akhir ini dilingkupi cuaca panas.
Saat cuaca panas, minum es menjadi pilihan sebagian masyarakat. Menikmati es krim yang dingin dan manis tentu sangat pas di cuaca panas.
Surabaya sebagai salah satu kota yang disebut-sebut memiliki cuaca paling panas ternyata punya berbagai produk es krim yang sudah ada sejak lama.
Produk es krim jadul di Surabaya yang masih bertahan hingga saat ini bahkan ada yang lokasinya dijadikan sebagai cagar budaya.
Ada produk es krim jadul apa saja sih di Surabaya yang bisa dinikmati saat cuaca panas?
1. Es Krim Zangrandi
Siapa sih yang belum tahu es krim satu ini? Es krim zangrandi merupakan salah satu es krim jadul dan tertua di Indonesia.
Kedai es krim yang berdiri sejak tahun 1930-an ini tetap mempertahankan resep aslinya hingga saat ini.
Bangunan kedai es krim Zangrandi yang terletak di Jalan Yos Sudarso No. 15, Genteng, Surabaya, bahkan dijadikan sebagai cagar budaya oleh pemerintah Kota Surabaya.
2. Chicago’s Roti dan Es krim
Es krim ini cuma ada satu-satunya di Surabaya, tepatnya di Pasar Atom lantai 1. Es krim dengan rasa yang unik dan legendaris ini cocok dinikmati saat cuaca panas.
Baca Juga: Daftar 5 Kuliner di Solo Ternikmat Pada Zamannya, Kini Makanan Tradisional Ini Hampir Punah, Kenapa?
Namun hati-hati bagi yang muslim, Es Krim Chicago ini belum halal karena mengandung rum.
3. Es Krim Eskimo
Kedai Es Krim Eskimo terletak di Jalan Embong Tanjung, Genteng, Surabaya. Es krim ini sudah ada sejak tahun 1980-an.
Eskimo termasuk jenis es krim homemade yang tampilan dan kemasannya khas. Es krim jadul satu ini juga cocok dinikmati saat cuaca panas.
4. Es Puter Pak Min
Es krim yang satu ini adalah salah satu es krim khas Indonesia, yaitu es puter, es krim yang cara pembuatannya masih manual.
Es Puter Pak Min sudah berdiri sejak tahun 1992, dan selalu ramai pengunjung. Es krim jadul ini bisa ditemukan di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya.
Itu tadi 4 es krim jadul Surabaya yang cocok dinikmati saat cuaca panas. Meskipun jadul, tapi rasanya gak ketinggalan jaman.***