Reaksi Soeharto Usai Mendengar Jawaban Siswa SMP Asal Sulawesi: Uang saku Rp500, yang Ditabung Kok Rp5000?

InNalar.com – Mengulas ulang kegiatan Soeharto yang menghadiri acara pekan tabungan nasional pada 1995.

Pada acara pekan tabungan nasional tersebut, dirinya bersama Ibu Tien yang merupakan istri Soeharto dan terlihat Try Sutrisno disamping Soeharto.

Tidak hanya itu, menteri kabinet serta tamu undangan juga turut hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga: Habiskan Rp92,58 Miliar saat Renovasi, Masjid di Semarang Jawa Tengah Jadi Cagar Budaya Pembangkit Ekonomi

Tamu undangan meliputi anak-anak SD, anak-anak SMP, serta anak-anak SMA dari berbagai daerah di Indonesia, sebagaimana terlihat lewat rekaman ulang di YouTube Soeharto Channel.

Dalam temu wicara ini Presiden Soerhato ditemani Ibu Tien bertanya kepada anak yang berasal dari Sulawesi.

Pertanyaan yang diajukan Soeharto adalah “bagaimana caranya menabung?”

Baca Juga: 4 Makanan Khas Ini Wajib Dicoba saat Wisata ke Solo Jawa Tengah, Ada yang Populer Sejak Abad ke-19

Temu wicara ini dihadiri, salah satunya oleh anak atau siswa yang sekolah dijenjang SMP dari luar pulau Jawa, yakni Sulawesi.

“Coba yang dari Sulawesi, gimana cara kamu menanbung? supaya teman-teman yang lain mendengar, tabunganmu sudah berapa?” ujar Soeharto.

Tanpa pikir panjang, pertanyaan Soeharto langsung dijawab oleh anak SMP Yang berasal dari Sulawesi tersebut.

Baca Juga: Membanggakan! Ini 5 Kota Terbersih di Indonesia, Salah satunya Raih 6 Kali Penghargaan, Daerahmu Termasuk?

Lantas anak SMP tadi menjawab “Rp221,714 rupiah.”

Total tabungan yang dihasilkan selama 3 tahun disimpan di Bank Tabanas.

Ternyata cara menabung anak SMP tersebut unik. Setiap hari anak SMP mendapat uang saku senilai Rp500 rupiah dari orang tuanya.

“Dari Rp500 rupiah, yang ditabung berapa?,” ujar Soeharto menanggapi jawaban anak Smp dari Sulawesi.

Siswa SMP menjawab dengan kira-kira sehari menabung sebanyak Rp5000 rupiah.

Mendengar jawaban anak SMP dari Sulawesi ini membuat Soeharto bertanya-tanya dan dirinya tersenyum serta menggelengkan kepalanya ke sanan lalu kekiri.

Setelah mengetahui reaksi Soeharto, Anak tersebut menjawab pertanyaan yang diajukan Soeharto kembali yang menyatakan bahwa anak tersebut menabung dalam setiap harinya Rp300 rupiah,

Rp300 rupiah dikumpulkan hingga Rp5000 rupiah. Jika telah terkumpul dipindahkan di bank.

Cara menabung anak SMP dinilai bagus oleh Soeharto, tabungan yang terkumpul sesekali diambil untuk biaya keperluan sekolah.

Soeharto juga memberikan pesan untuk anak-anak yang lain jika harus mencontoh sikap anak kelas 2 SMP asal Sulawesi.

Terlepas dari caranya menabung, anak tersebut juga mendapatkan peringkat 3 besar selama sekolah.

Diakhir dialognya, anak SMP dari Sulawesi tadi berjabat tangan dengan Soeharto dan Ibu Tien. ***

 

Rekomendasi