

inNalar.com – Pembangunan flyover atau jalan layang di Semarang, Jawa Tengah mulai dilakukan sejak 2 Mei 2023 kemarin.
Flyover Madukoro-Yos Sudarso akan menjadi bagian dari lalu lintas Kota Semarang, Jawa Tengah untuk mengurangi kemacetan.
Pembangunan jalan layang di tengah Kota Semarang ini ditargetkan selesai pada bulan April 2024 mendatang.
Baca Juga: Tragis! Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa Universitas Semarang Ini Tinggalkan Surat untuk Ibunda Tercinta
Pembangunan flyover Madukoro-Yos Sudarso sendiri tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kemacetan atau memperlancar arus lalu lintas.
Flyover Madukoro-Yos Sudarso juga dibangun sebagai bentuk dukungan untuk program kepariwisataan dan PSN BYP.
PSN BYP sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional Borobudur-Yogyakarta-Prambanan di Jawa Tengah.
Baca Juga: Capai 73 Ribu Orang, Ini 5 Daerah Pencetak Janda Terbanyak di Jawa Tengah: Semarang Urutan ke…
Dalam jangka waktu kurang lebih 12 bulan, jalan layang Madukoro-Yos Sudarso akan terbentang sepanjang 1.594 meter di Kota Semarang.
Untuk membangun flyover sepanjang 1.594 meter tersebut dibutuhkan dana yang mencapai ratusan miliar rupiah.
Total dana untuk mewujudkan pembangunan jalan layang di salah satu daerah Jawa Tengah mencapai Rp 180 miliar.
Dana sebesar Rp 180 miliar untuk flyover Madukoro-Yos Sudarso bersumber dari dana Loan ITDP, Bank Dunia.
Sejak Mei 2023, pembangunan di Kota Semarang telah mulai dilakukan untuk pelebaran dan pengerasan jalan.
Apabila proses tersebut telah selesai, maka akan dilanjutkan dengan pembangunan di bagian tengah jalan menuju flyover.
Flyover Madukoro-Yos Sudarso yang ditargetkan rampung pada April 2024 ini diharapkan mampu memperlancar lalu lintas.
Flyover Madukoro-Yos Sudarso sendiri dibangun di area Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang, Jawa Tengah.
Dalam tenggat waktu 12 bulan, Kota Semarang segera memiliki jalan layang baru senilai Rp 180 miliar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi