Rasisme Mengincar Pemain Inter Milan Romelu Lukaku Setelah Laga Final Liga Champions


inNalar.com – Romelu Lukaku menjadi korban pelecehan rasis yang menghebohkan di dunia maya setelah pertandingan final Liga Champions di Istanbul pada Sabtu malam.

Striker Inter Milan ini masuk di babak kedua saat timnya dikalahkan 1-0 oleh Manchester City di Turki, dengan Rodri mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

Romelu lukaku yang dipinjamkan ke Chelsea ini memiliki peran yang tidak bisa dilupakan, menghalangi sundulan rekan setimnya, Federico Dimarco, di depan gawang.

Baca Juga: No Ribet! Rahasia Wajah Awet Muda dengan Racikan Toner Air Kelapa, Ternyata Bisa Bikin Sendiri di Rumah

kemudian Inter Milan mendapatkan peluang bagus dengan sundulannya sendiri dan menembak langsung ke arah Ederson dari jarak dekat.

Terlepas dari apa yang terjadi di atas lapangan, pelecehan rasis yang mengerikan yang dikirimkan kepadanya di Instagram sama sekali tidak dapat diterima, dengan komentar-komentar buruk yang mengalir pada unggahan terbarunya.

Yang menyedihkan, Lukaku telah membahas pelecehan rasial baru-baru ini pada bulan April ketika ia menjadi sasarannya saat pertandingan Inter melawan Juventus di Coppa Italia.

Baca Juga: Treatment Rahasia Pakai Racikan Skincare Teh Hijau Ini Terbukti Bebaskan Wajah dari Jerawat, Auto Glowing Deh!

Dia menulis di Instagram: ‘Sejarah terulang kembali… Pernah mengalaminya pada tahun 2019… dan 2023 lagi. Saya harap liga benar-benar mengambil tindakan nyata kali ini, karena permainan yang indah ini seharusnya bisa dinikmati oleh semua orang…’

Sementara banyak komentator berbicara menentang komentar-komentar rasis pada Sabtu malam.

Lukaku berbicara kepada The Mirror tentang masalah yang sedang berlangsung dalam sepak bola dan mengatakan bahwa banyak hal perlu diubah di tingkat atas klub, negara dan permainan, seperti yang terjadi di Belgia.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2023, Begini Tips Mengonsumsi Daging Kambing Agar Terhindar Penyakit Kolesterol

“Saya pikir Anda membutuhkan lebih banyak keragaman dalam posisi kekuasaan, di puncak,” kata Lukaku.

Romelu lukaku sendiri akhirnya merasa dirinya tak dihargai di klub inter milan.

Langkah selanjutnya bagi lukaku adalah dia kembali ke chelsea atau menetap di inter milan dengan kondisi seperti itu.

DI chelsea mungkin lukaku akan terasa aman meskipun pasti ada yang akan menghina dirinya juga ketika dia melakukan kesalahan.

Chelsea telah dikabarkan siap menerima kembali lukaku jika dirinya ingin kembali.

Jika lukaku kembali ke chelsea maka dia akan ditangani oleh pelatih yang tepat untuk dirinya.***(Muhammad Azizi)

Rekomendasi