

inNalar.com – Diabetes mellitus atau biasa disebut dengan kencing mnais atau penyakit gula disebabkan karena adanya penyakit gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemik.
hiperglikemik. Atau tingginya kadar gula dalam darah yang terjadi karena faktor kelainan pada sekresi insulin atau kerja insulin bisa juga terjadi diantara keduanya.
Diabetes mellitus ternyata sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa bagi penderintanya karena diketahui dari seumber terpercaya penyakit diabetes mellitus menjadi penyebab kematian nomer 3 tertinggi di indonesia setelah stroke atau penyakit jantung.
Baca Juga: Link Twibbon untuk Hari Raya Idul Adha 2023, Bangkitkan Semangat Generasi Muda Berkurban
Baca Juga: Wow! 3 Lurah diJakarta Pusat Ini Miliki Total Harta Kekayaan Hingga Miliaran, Apa Saja Isinya?
Diabetes mellitus dibagi menjadi 4 klasifikasi yaitu;
Diagnosis diabetes mellitus ditegakkan atas dasar pemeriksaan pada kadar glukosa pada aliran darah dan HbA1C.
Jika HbA1C lebih dari 6,5%dan gula darah puasanya lebih dari 126 serta gula darah sewaktunya lebih dari 200 miligram per desiliter.
Anda tidak bolek mendiaknonis diabetes mellitus sendiri harus ada konsultasi dan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter.
Cara mencegah penyakit diabetes mellitus atau kencing manis, yaitu sebagai berikut:
Baca Juga: Orang Sudah Meninggal Tetap Bisa Berkurban di Idul Adha 2023? Simak Hukum dan Ketentuannya di Sini
Berikut ini gejala diabetes mellitus tipe 1 pada anak yang perlu dikatahui oleh para orang tua, yaitu;
Bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat ramuan dari bahan herbal bagi penderita diabetes mellitus atau kencing manis untuk menurunkan tekanan gula darah yang tingi, antara lain yaitu:
Baca Juga: Momen Idul Adha 2023 Semakin Hangat Jika Pakai Cara Ini, Salah Satunya Jangan Lupa Keluarga
Bahan-bahn yang sudah disediakan diatas dapat masuk ketahap prose memasak, siapakan panci untuk merebus ketumbar dan kayu manis selama kurang lebih 30 menit menggunakan api sedang atau kecil saja tutup panci agar tidak mengguapa saripatinya.
Proses perebusan juga bisa dilakukan sampai air di dalam panci menyusut hingga separuh dari air aslinya, and abisa mengonsumsi ramuan ini 3 kali sehari atau 1 kali sehari untuk masa percobaan.
Untuk mengonsumsi ramuan ini bisa diminum di pagi hari sebelum makan tapi jika bagi anda memiliki penyakit lambung atau gerd ramuan herbain ini bisa dikonsumsi setelah makan.
Penutupan panci saat proses merebus dilakukan agar minyak yang keluar dari ketumbar dan kayu manis tersebut tidak hilang bersama denagn keluarnya uap air yang mendidih.***
(Faizzatun Nazira)