

inNalar.com – Pada tahun 2022 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan langsung Jalan Tol Trans Sumatera pertama di Sumatera Utara.
Proyek dari jalan tol di Sumatera Utara tersebut dikontraktori oleh Hutama Karya dan PT HK Infrastuktur.
Pekerjaan yang dilakukan oleh kedua kontraktor jalan tol di Sumatera Utara tersebut dinilai berhasil.
Sebab, pengerjaannya selesai secara tepat waktu.
Nah, ternyata pengerjaan yang dilakukan oleh PT Hutama Karya maupun PT HK Infrastuktur tidak akan selesai secara cepat seperti itu tanpa adanya teknologi canggih yang mendorongnya.
Melansir dari laman resmi PT Hutama Karya, bahwa dalam pembangunan jalan tol di Sumatera Utara tersebut kedua kontraktor itu menerapkan sejumlah teknologi canggih.
Sehingga, konstruksi di lapangan selesai secara tepat waktu.
Mengetahui dari laman resmi perusahaannya, PT Hutama Karya dan PT HKI menerapkan teknologi untuk percepatan pekerjaan top sub grade (persiapan tanah dasar).
Penerapan teknologinya dilakukan dengan pemasangan geotextile pada timbunan.
Tujuannya sendiri adalah agar struktur tanah lebih baik maupun lebih kuat dari sebelumnya.
Diketahui, Geotextile sendiri memiliki empat fungsi dasar yang sangat penting untuk memperkuat struktur tanah.
Di antaranya adalah, penyaringan, pemisahan, drainase, dan penguatan.
Salah satu hal yang menjadikan PT Hutama Karya dan HKI memilih teknologi Geotextile adalah keunggulannya yang dapat memisahkan tanah asli dengan tanah keras.
Sehingga, dalam proses pembangunan jalan tol di Sumatera Utara tersebut dapat berlangsung secara lancar.
Selain teknologi tersebut, PT Hutama Karya dan HKI juga menggunakan teknologi canggih berupa Corrugated Steel Plate (CSP).
Penggunaan CSP ditujukan agar pengerjaan proyek dapat dilakukan secara cepat dan murah.
CSP sendiri merupakan teknologi yang digunakan sebagai pengganti box underpass.
Sekedar informasi bahwa nama dari Jalan Tol Trans Sumatera pertama di Sumatera Utara tersebut ialah Tol Binjai – Stabat.
Panjang dari Tol Binjai – Stabat sendiri diketahui sekitar 11,8 kilometeran.
Itulah sekilas informasi terkait proyek tol di Sumatera Utara yang gunakan sejumlah teknologi canggih.***