Rampung 38 Persen! Proyek Rp466 Triliun di Kalimantan Timur Ini Ditargetkan Beroperasi Tahun 2024, Benarkah?

InNalar.com – Banyak orang pasti tahu, jika Indonesia tengah melakukan perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur.

Dalam pemindahan IKN, tentu membutuhkan anggaran dan waktu yang cukup lama.

Sebab dalam pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur, diperkirakan anggaran yang diperlukan yaitu sekitar Rp 466 triliun.

Baca Juga: Mega Proyek IKN Kalimantan Timur Ramai Investasi! Inilah 10 Negara Paling Banyak Berinvestasi di IKN

Meskipun menghabiskan anggaran yang fantastis untuk membangun IKN, namun dana sebanyak itu tidak semuanya dibebankan ke APBN.

Pada APBN sendiri, anggaran yang akan dikeluarkan dalam pembangunan IKN adalah sebanyak Rp 89,4 triliun.

Sedangkan untuk sisanya, nantinya akan terbagi dalam kerja sama pemerintah dan badan usaha, serta investasi dari swasta untuk memindah Ibu Kota ke Kalimantan Timur.

Diketahui anggaran dari KPBU dan swasta akan menyediakan anggaran sebesar Rp 253,4 triliun, yang dilanjutkan BUMN dan BUMD sebanyak Rp 123,2 triliun.

Baca Juga: Kuras Anggaran Milyaran, Jembatan di Kalimantan Timur ini Hubungkan Penajam Paser dan IKN, Bisa Tebak Namanya?

Meskipun begitu, tentu pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dilansir InNalar.com dari pu.go.id, pembangunan infrastruktur dasar pada IKN Tahap 1 ditargetkan akan selesai pada tahun 2024.

Hal tersebut termasuk selesainya gedung kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), di daerah Kalimantan Timur yang dapat rampung di tahun 2024 nanti.

Pada infrastruktur dasar tahap satu yang telah dimulai tahun 2021, pembangunan tersebut juga meliputi pembangunan Jalan Tol Akses IKN, Bendungan Sepaku Semoi, Istana Negara serta Kantor Presiden.

Baca Juga: Mega Proyek Rp17 Triliun Mangkrak! Jembatan Penghubung IKN dan Balikpapan Tidak Ada Kejelasan Sejak 2013

Sementara untuk progresnya sendiri, Pembangunan Infrastruktur IKN tahap satu pada bulan Agustus 2023 telah mencapai 38,1%.

Tentu untuk mengejar agar tahun 2024 sudah dapat digunakan, pembangunan IKN di Kalimantan Timur harus terus berjalan agar dapat mencapai target yang diharapkan.

Apalagi hal tersebut juga untuk menunjang Indonesia Emas, atau Indonesia yang maju pada tahun 2045.

Sekedar informasi, Kementerian PUPR sebelum ini juga telah memulai pembangunan IKN tahap kedua di Kalimantan Timur.

Adapun untuk tahap kedua ini, hal tersebut mencakup proyek-proyek seperti gedung kementerian koordinator 2, dan rumah rusun ASN IKN.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]